KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Dalam rangka memperkuat budaya kerja inklusif, Indonesia Financial Group (IFG) menggelar acara talkshow bertema pemberdayaan perempuan (women empowerment) yang bertajuk 'The Joy of Work Finding Purpose in Workplace as a Career Woman' di Gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Jumat 16 Mei 2025.
Talkshow ini merupakan bagian dari Progress X, program inisiatif IFG yang diciptakan untuk menjadi wadah insan IFG untuk saling belajar melalui diskusi non-teknis pekerjaan, dengan tujuan membangun lingkungan kerja yang lebih sehat, setara, dan bermakna bagi seluruh karyawan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Keuangan IFG, Heru Handayanto; SEVP Transformasi IFG, Meiditomo Sutyarjoko; serta SEVP IT IFG, Joseph Georgino Godong; Kepala Divisi Bisnis Capital Market dan Investasi IFG, Anastasia Dara, yang turut hadir sebagai pembicara utama untuk menginspirasi para peserta.
Dalam kesempatan itu, Dara mengajak para peserta merefleksikan kembali alasan bekerja, tak hanya sebatas gaji atau jabatan, melainkan sebagai bentuk aktualisasi diri dan kontribusi sosial.
"Tujuan bekerja itu bukan hanya mengejar angka, tapi memberi dampak. Bukan sekadar kontribusi terhadap target profesional, melainkan juga bagaimana seseorang menghadirkan nilai positif ke kehidupan personalnya. Keseimbangan ini adalah hal yang bisa dijalani oleh seluruh perempuan yang menjadi insan IFG". ungkap Dara.
Dara menegaskan, perempuan di IFG tidak harus memilih antara karier dan keluarga. Keduanya dapat dijalani secara bersamaan dengan harmoni. Hal ini tentunya berkat dukungan budaya kerja IFG yang secara aktif mendorong keseimbangan peran profesional dan personal.
"Perempuan tidak harus memilih antara karier atau keluarga. Kita bisa menjalani keduanya dengan versi sukses kita sendiri. Support system adalah kunci, dari keluarga, tim kerja, dan diri sendiri yang percaya diri," tuturnya.
Melalui kebijakan dan ekosistem kerja yang inklusif, IFG mendorong setiap insan perusahaan, termasuk karyawan perempuan, untuk berkembang tanpa harus mengorbankan peran lainnya di luar kantor.
Pendekatan ini menjadi salah satu nilai pembeda IFG dibanding banyak tempat kerja lainnya, di mana fleksibilitas, dukungan emosional, dan ruang aktualisasi pribadi menjadi bagian integral dari lingkungan kerja.
IFG percaya bahwa pemberdayaan perempuan adalah bagian penting dari transformasi korporasi. Melalui inisiatif seperti Progress X, IFG berkomitmen untuk menciptakan ruang kerja inklusif yang mendukung pertumbuhan profesional sekaligus keseimbangan hidup bagi seluruh insan perusahaan, tanpa terkecuali.
(*)
Artikel Terkait
Congratulation ! IFG Berhasil Meraih Dua Penghargaan PR Award 2025, I Gede Suhendra : Milestone Penting
Menjadi Sponsor, IFG Dukung Kreativitas Jurnalis Foto Melalui Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2025 di Solo
Momen Hari Buruh 2025, IFG Dukung Work-Life Balance Karyawan Lewat Fasilitas Day Care
Gaungkan Literasi Keuangan di Hari Pendidikan Nasional 2025, IFG Gencar Tingkatkan Wawasan Mahasiswa di 13 Universitas Ternama Indonesia
Dukung Swasembada Pangan dan Ketahanan Nasional, IFG Perluas Perlindungan Risiko Pertanian di Indonesia
Mantan Ketua KPK Abraham Samad Kaget Namanya Terseret di Kasus Ijazah Jokowi
Ada Regulasi Baru Nih Gaes ! Pemerintah Batasi Promo Gratis Ongkir Jadi Tiga Hari Saja
DPR Klaim Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Bisa Tekan Biaya Haji dan Umrah, Bagaimana Penjelasannya ?
Lagi Viral Kasus KLB Keracunan MBG di Kota Bogor, Kepala BGN Dadan Hindayana Sampai Mau Lakukan Hal Ini
Sangat Menjijikan ! Muncul Grup Facebook ‘Fantasi Sedarah’ yang Lagi Viral di Medsos, DPR RI Minta Polri dan Komdigi Tindak Tegas
Kunjungi Asrama Haji Medan, Wapres Gibran Rakabuming Raka Singgung Instruksi Presiden Prabowo Subianto Terkait Pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi
Diduga Melecehkan Belasan Siswi, Oknum Guru SD di Depok Dihentikan Mengajar
Jonatan Christie dan Chico Aura Keluar dari Pelatnas PBSI. Jojo Sebut Kalimat Ikonik Jurgen Klopp
Disebut Wapres Gibran Rakabuming Raka saat Kunjungan ke Asrama Haji Medan, Bagaimana Perkembangan Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi ?
Update Kasus Tom Lembong di Sidang Korupsi Gula: KUHP Tak Bisa Hukum Orang Kalau Aturannya Tak Ada