KALIMANTANSATU.COM - Kabar duka, Ibrahim Sjarief Assegaf, suami Najwa Shihab meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) PON Jakarta Timur pada Selasa, 20 Mei 2025 pada pukul 14.29 WIB.
Berdasarkan pesan siaran dari WhatsApp (WA) yang diterima redaksi Kalimantansatu.com, jenazah Ibrahim Sjarief Assegaf disemayamkan di Jl. Jeruk Purut No. 8-9 RT 004/RW 003, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Tahlil akan dibaca mulai malam ini Selasa 20 Mei 2025.
Sementara itu, prosesi pemakaman jenazah direncanakan pada Rabu 21 Mei 2025 pukul 10:00 WIB di TPU Jeruk Purut.
Keluarga besar almarhum mengimbau masyarakat untuk mendoakan dan memaafkan segala kesalahan almarhum, serta amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.
"Semoga Ibrahim Sjarief mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Yang Maha Pengasih dan Pemberi Kasih," bunyi pesan broadcast WA yang diterima Kalimantansatu.com, Selasa (20/5/2025).
Semasa hidup, Ibrahim Sjarief Assegaf merupakan Komisaris Utama Narasi, yakni media pemberitaan yang didirikan oleh Najwa Shihab.
Ia lahir tahun 1977 silam di Surakarta, Jawa Tengah. Alumni S1 Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) ini aktif sebagai pengacara.
Ia pernah mendapatkan penghargaan IFLR 1000 Leading Lawyer in Financial & Corporate, Banking and M&A.
Nama Ibrahim Sjarief Assegaf juga terdaftar sebagai Leader in His Field by Chambers Asia Pacific in Banking & Finance sejak tahun 2016.
Ibrahim Sjarief Assegaf juga memiliki prestasi sebagai Leading Lawyer by Asialaw Leading Lawyers pada tahun 2016.
(*)
Artikel Terkait
Lagi Viral Grup Fantasi Sedarah Facebook ! Bikin DPR Murka: Polisi Diminta Menangkap Orang-orang di Balik Grup
Kronologis Pembunuhan Content Creator Cantik Asal Meksiko, Valeria Marquez Ditembak saat Live TikTok Sambil Memeluk Boneka
Dua WNI dari Jawa Barat Ditangkap Kepolisian Arab Saudi Karena Diduga Terlibat Praktik Haji Ilegal
Hasto Kristiyanto Ditangkap, Kongres PDIP Ditunda ? Ini Penjelasan Ganjar Pranowo
Banding Ditolak Pengadilan Tinggi ! Formasi Cella, Tantri, dan Chua Diakui Sah sebagai Band Kotak
Begini Cara Pemerintah Atasi Permasalahan Beda Syarikah yang Membuat Jemaah Calon Haji Terpisah dari Rombongan: Terima kasih Atas Kesabarannya
Menyoal Viral Jemaah Calon Haji Terpisah dari Rombongan, Petugas Beri Fasilitas Hotel Khusus untuk Menginap
Ramai Siswa Nakal ke Barak TNI, KPAI Sebut Program Dedi Mulyadi Itu Belum Ada Standar Baku
Beda Syarikah Bisa Membuat Calon Haji Indonesia Terpisah dari Rombongan dan Keluarga, Petugas Sarankan Jemaah Punya Tanda Khusus
Keterampilan Data Semakin Dibutuhkan ! DQLab Mini Bootcamp Hadir sebagai Solusi Pendidikan Data untuk Mengatasi Kesenjangan Digital di Indonesia