KALIMANTANSATU.COM - Ruang pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat semakin memanas.
Perdebatan sengit meletus antara perwakilan Israel dan Iran, menandai eskalasi retorika di tengah kekhawatiran global akan potensi konflik berskala besar.
Perang kata-kata ini berpusat pada konflik yang sedang berlangsung antara kedua negara, dengan ancaman nuklir Iran menjadi sorotan utama.
Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menegaskan bahwa negaranya tidak akan menghentikan serangannya sampai ancaman nuklir Iran sepenuhnya dilucuti.
"Kami tidak akan berhenti," tegas Danon dikutip Sabtu 21 Juni 2025.
Ia menuturkan, "Tidak, sampai ancaman nuklir Iran dibongkar. Tidak, sampai mesin perangnya dilucuti. Tidak, sampai rakyat kami dan rakyat Anda aman."
Pernyataan keras ini menggarisbawahi tekad Israel untuk mengatasi apa yang mereka anggap sebagai ancaman eksistensial.
Di sisi lain, Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan.
Iran menyatakan akan terus membela diri terhadap Israel selama sesi tersebut, menekankan hak mereka untuk mempertahankan kedaulatan.
Iravani juga menyuarakan kekhawatiran seriusnya.
"Israel menyatakan akan melanjutkan serangan ini selama diperlukan," ucap Iravani.
"Kami khawatir dengan laporan yang kredibel bahwa Amerika Serikat akan ikut serta dalam perang ini," imbuhnya, menyoroti potensi intervensi kekuatan besar yang bisa memperparah konflik.
Debat ini mencerminkan jurang perbedaan yang dalam antara kedua negara, dengan satu pihak berfokus pada ancaman nuklir dan pihak lain pada hak untuk membela diri dan kekhawatiran akan eskalasi yang lebih luas.
Dunia kini menunggu bagaimana Dewan Keamanan PBB merespons seruan dari kedua belah pihak di tengah bayang-bayang konflik yang semakin nyata.
Artikel Terkait
Cemas Serangan Balasan Iran, Pakar Keamanan Israel Beberkan Potensi Kota Tel Aviv Hancur Total
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Klaim Bakal Ada Serangan Besar-besaran Israel ke Iran, Desak 10 Juta Warga Teheran Mengungsi
Perang Berkecamuk di Timur Tengah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump Sesumbar Iran Bukan Tandingan Israel
Apa Maksud Presiden Masoud Pezeshkian Undang Prabowo Subianto ke Iran saat Negara Republik Islam Itu Berkonflik dengan Israel ?
Update Perang Iran vs Israel, Netanyahu Kini Diancam Militer Republik Islam: Hukuman yang Sebenarnya Akan Tiba
Apakah WNI di Iran Dievakuasi Setelah Agresi Israel ? Istana Klaim Masih Koordinasi dan Pantau Situasi
Dubes Iran untuk RI Klaim Negaranya akan Terus Bela Diri Selama Masih Digempur Israel
Aksi Serangan Iran ke Tel Aviv Diklaim Jadi Simbol Perlawanan Negara yang Dizalimi Israel, Khususnya Palestina
Perang Iran vs Israel Memanas, Donald Trump Sebut Ayatollah Ali Khamenei Target Mudah dan Mengaku Tahu Tempat Persembunyiannya
Rusia Peringatkan Amerika Serikat dan Israel: Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei Akan Membuka ‘Kotak Pandora’
Menlu Sugiono Umumkan 97 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Proses Berlanjut di Tengah Eskalasi Konflik