KALIMANTANSATU.COM – Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.
Nadiem diperiksa sebagai saksi dalam proyek senilai Rp9,9 triliun tersebut pada Selasa 15 Juli 2025.
Dalam keterangannya kepada media, Nadiem menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk menjelaskan peran dan keterangannya dalam kasus yang menyeret institusi yang pernah ia pimpin.
"Berterima kasih sebesar-besarnya kepada pihak kejaksaan karena memberikan saya kesempatan,” kata Nadiem saat meninggalkan lokasi pemeriksaan, Selasa 15 Juli 2025.
Meski demikian, Nadiem enggan memaparkan konteks pertanyaan yang diajukan penyidik dalam pemeriksaan tersebut.
“Terima kasih sekali lagi kepada teman-teman media, izinkan saya kembali ke keluarga saya,” ucapnya singkat.
Sementara itu, pihak Kejagung hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus pengadaan laptop tersebut.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mendalami potensi kerugian negara.
Proyek pengadaan laptop Chromebook ini merupakan bagian dari program digitalisasi sekolah yang dijalankan saat Nadiem masih menjabat menteri.
Kini, proyek tersebut masih dalam sorotan karena diduga bermasalah dalam kualitas perangkat yang disalurkan dan proses pengadaan.
(*)
Artikel Terkait
Ini Larangan Gerald Vanenburg untuk Jens Raven Setelah Viral Selebrasi Aura Farming saat Timnas Indonesia Gilas Brunei di Piala AFF U23 2025
Lagi Viral Medsos, Siswa Tuban Temukan Belatung di Lauk MBG yang Dibagikan
Viral Penumpang Kemalingan Laptop Lagi, Rosalia Indah Nonaktifkan Awak Bus yang Bertugas untuk Investigasi Internal
Berulah ! Viral Oknum TKI Masak Mie Instan Saat Mabuk Diduga Sebabkan Kebakaran di Jepang
Viral Guru Honorer Menangis di Rapat DPR, Keluhkan Gaji Rp540 Ribu dan Harap Bisa Diangkat Jadi PPPK
Ada Grup WhatsApp Mas Menteri Core Team, Kejagung Ungkap Dibuat Dua Bulan Sebelum Pelantikan Nadiem Makarim
Ini 3 Poin Keuntungan AS Setelah Donald Trump Umumkan Tarif Ekspor Indonesia Turun Jadi 19 Persen
Mengenal Puri Agung Negara Lokasi Wisata Budaya di Bali Barat, Napak Tilas Kerajaan Jembrana di Balik Gaya Arsitektur Khas Belanda
Viral 17 Oktober Jadi Hari Kebudayaan Nasional Berbarengan Ultah Prabowo Subianto, Apa Respons Istana ?
Setelah Ramai Tarif 19 Persen Ekspor Indonesia ke AS, Kini Terungkap Isi Obrolan Donald Trump dan Prabowo Subianto via Telepon