Angkong Jadi Ujung Tombak Satgas TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Angkut Material di Siliragung

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Jumat, 25 Juli 2025 | 21:10 WIB
Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Satgas Kodim 0825/Banyuwangi memanfaatkan alat tradisional berupa angkong sebagai sarana utama untuk mengangkut material pembangunan di wilayah Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (25/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Posramil 0825/24 Siliragung)
Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Satgas Kodim 0825/Banyuwangi memanfaatkan alat tradisional berupa angkong sebagai sarana utama untuk mengangkut material pembangunan di wilayah Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (25/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Posramil 0825/24 Siliragung)

KALIMANTANSATU.COM, BANYUWANGI Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Satgas Kodim 0825/Banyuwangi memanfaatkan alat tradisional berupa angkong sebagai sarana utama untuk mengangkut material pembangunan.

Kegiatan ini berlangsung di wilayah Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (25/7/2025), dengan semangat gotong royong bersama warga setempat.

Sertu Bambang Darmawan, Babinsa Desa Kesilir dari Posramil 0825/24 Siliragung, menjelaskan bahwa penggunaan angkong sangat membantu mempercepat distribusi material seperti pasir dan batu ke lokasi pembangunan, terutama di medan yang sulit dijangkau kendaraan besar.

Baca Juga: Daftar Nama 8 Perwira Penerima Adhi Makayasa TNI-Polri Tahun 2025, Berdiri Gagah di Hadapan Presiden Prabowo Subianto saat Upacara Prasetya

“Kehadiran angkong menjadi solusi efektif, sekaligus menghidupkan kembali semangat kerja bersama warga,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Satgas Kodim 0825/Banyuwangi memanfaatkan alat tradisional berupa angkong sebagai sarana utama untuk mengangkut material pembangunan di wilayah Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (25/7/2025).
Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Satgas Kodim 0825/Banyuwangi memanfaatkan alat tradisional berupa angkong sebagai sarana utama untuk mengangkut material pembangunan di wilayah Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (25/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Posramil 0825/24 Siliragung)

Kepala Desa Kesilir, Bapak Mujiono, menyambut baik keterlibatan TNI dalam program TMMD dan mengapresiasi metode sederhana namun efisien yang digunakan.

“Kami merasa terbantu dengan adanya TMMD ini, dan angkong yang digunakan sangat cocok dengan kondisi medan di desa kami,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Siliragung, Bapak Paeno Hadi P., yang menilai program ini membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan desa.

Kegiatan TMMD ke-125 ini tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Baca Juga: Penuh Makna, Pesan Prabowo Subianto ke Perwira Remaja TNI-Polri: Selalu di Depan Beri Contoh

Dengan keterlibatan langsung warga dan perangkat desa, semangat kebersamaan dan gotong royong semakin terlihat nyata dalam setiap tahapan pembangunan di Kecamatan Siliragung.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X