KALIMANTANSATU.COM - Anggota Komite III DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia menghadiri acara Mediapreneur Talks yang digelar Promedia Teknologi Indonesia (PTI) di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 25 September 2025.
Dalam kegiatan ini, Promedia menggelar Mediapreneur Talks 2025 yang bertujuan untuk memberikan wawasan seputar bisnis media informasi kepada insan pers, content creator, dan pengusaha media.
Ning Lia yang turut hadir dalam acara tersebut, mengaku senang atas berbagai upaya kolaborasi Promedia yang berdiskusi hangat bersama para jurnalis hingga pengusaha media lewat kegiatan seminar jurnalistik bertajuk Mediapreneur Talks di Surabaya.
"Kita melihat CEO Promedia membuat event seperti ini, berkolaborasi dengan beberapa pihak yang lain, membahas tentang mediapreneur, membahas tentang bagaimana membangun media di era sekarang menjadi lebih berkualitas dan berkelanjutan," ujar Ning Lia.
"Yang kita lihat di sini adalah sebuah kunci utamanya yaitu kolaborasi," imbuhnya.
Ning Lia menuturkan terkait langkah kolaborasi aktif dari Promedia dalam membangun ekosistem media yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia.
"Di sini kita bicara kolaborasi, bagaimana Promedia sebagai contoh itu bisa menjadi partner media-media lainnya yang terbilang masih perlu didampingi," terangnya.
Di sisi lain, anggota DPD RI asal Jatim itu menyoroti pentingnya keterlibatan dari pemerintah agar media-media di Tanah Air tetap berada dalam tren positif.
"Yang saya garis bawahi, tentang bagaimana kita membangun sebuah keberlanjutan, maka kita juga bicara intervensi positif dari pemerintah," sebut Ning Lia.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Ning Lia, yakni terkait upaya kebijakan pajak bagi para jurnalis hingga untuk penayangan iklan media dapat dikurangi bahkan ditiadakan, atau mencapai angka nol pajak.
Menurut Ning Lia, hal itu juga menjadi masukan penting dari pihak industri media agar dapat segera diimplementasikan pemerintah.
"Kalau kita lihat sekarang, ada beberapa masukan dari beberapa media, agar pph karyawan para jurnalis itu nol. kemudian ppn iklan juga nol," ungkapnya.
"Ini saya kira sebuah harapan, akan sangat bagus kalau kita bicara bagaimana pers lokal asli terus berkelanjutan," imbuhnya.
Artikel Terkait
Siap-siap ! CoreLab Promedia Teknologi Indonesia Bakal Hadir di Kota Serang: Ajak Mahasiswa Mengenal Seputar Dunia Content Creator
BRI Mediapreneur Talks Promedia 2025 Siap Diadakan di Kota Serang: Seminar Bisnis untuk Jurnalis hingga Pengusaha Media
Promedia Teknologi Diskusi Bareng Mahasiswa FISIP UNTIRTA di CoreLab 2025, Kenalkan Seputar Bisnis Content Creator
Mediapreneur Talks Promedia 2025 Siap Digelar di Banten: Seminar Bisnis untuk Jurnalis hingga Pengusaha Media
JPP Promedia Sambangi Kantor Gubernur Ahmad Luthfi, Bahas Sinergi Media dan Pemprov Jateng
Dinilai Tidak Berempati Terhadap Rakyat, Jaringan Mitra Promedia Desak Ketum PAN Zulkifli Hasan Pecat Eko Patrio dan Uya Kuya
Selamat ! eRKS Sumedang Meraih Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Digitalisasi Radio Bersama Promedia Teknologi Indonesia
Kini Mediapreneur Talks Promedia 2025 Hadir di Kota Surabaya, Ikuti Seminar Bisnis yang Terbuka untuk Jurnalis hingga Pengusaha Media
CoreLab Promedia 2025 Bakal ke Kampus Unesa Surabaya, Ikuti Event Seru Menyelami Dunia Content Creator
Promedia Teknologi Gelar CoreLab 2025 di Kampus Unesa Surabaya, Pelatihan Bikin Konten Kreatif Bareng Mahasiswa Gen Z