Zulkifli Hasan Sebut MBG Bisa Pengaruhi Kecerdasan, Ingat Lagi Pernyataan Wamen Stella Christie dan Kepala BGN soal Manfaat dalam Akademik

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 3 November 2025 | 20:42 WIB
Anak sekolah tersenyum bahagia sembari membawa ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali. (Kalimantansatu.com/Dok. Badan Gizi Nasional RI)
Anak sekolah tersenyum bahagia sembari membawa ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali. (Kalimantansatu.com/Dok. Badan Gizi Nasional RI)

KALIMANTANSATU.COM - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa membantu mencerdaskan masyarakat.

Pejabat yang akrab dipanggil Zulhas itu juga menyebut bahwa MBG selain menaikkan rata-rata Intelligence Quotient (IQ) juga memberi pengaruh pada pertumbuhan fisiknya.

Oleh karena itu, dengan perbaikan kecerdasan masyarakat melalui MBG, bisa memperbaiki sumber daya manusia (SDM) dari suatu negara.

“Tidak mungkin negara itu maju atau miskin, itu bergantung cara ngelolanya, bergantung produktivitasnya. Artinya tergantung kepada manusianya, tergantung kepada sumber daya manusianya,” ujar Zulhas dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025, di JCC pada Sabtu, 1 November 2025.

“Kalau sumber daya manusia kita gizinya kurang dan itu yang terjadi bertahun-tahun, itu fisiknya lemah, IQ-nya rendah,” imbuhnya.

Baca Juga: 695 Siswa di Gunungkidul Kidul Diduga Keracunan MBG, Bupati Endah Subekti Kuntariningsih Sorot Dapur SPPG: Pakai Hati dan Perasaan

Zulhas lantas menyebut bahwa saat ini rata-rata IQ masyarakat Indonesia berada di angka 78.

Menurutnya, dengan rata-rata IQ 78 tersebut, banyak masyarakat yang tidak mampu berpikir secara logis hingga menguasai perhitungan dasar.

“Oleh karena itu kalau saya tidak salah, mohon maaf, rata-rata IQ di rata-rata Indonesia 78. Tentu yang di ruang ini beda, tapi rata-rata 78,” ujarnya.

“Kumpulkan satu kampung di dusun, satu kampung, seribu orang bapak kumpulkan. Tanya kalau putranya bapak tiga, putranya bapak empat, hitung dong berapa keperluanmu sebulan, dan berapa satu tahun anakmu bisa sekolah, tidak bisa ngitung,” jelasnya.

MBG yang menyasar 82,9 juta penerima manfaat itu diyakini oleh Zulhas bisa membantu memenuhi kecerdasan masyarakat Indonesia.

“Kebijakan berikutnya adalah memberikan makan agar anak-anak Indonesia itu gizinya cukup, kalau gizinya cukup, fisik oke, otak cerdas,” ucap Ketua Umum PAN itu.

“Kita harapkan rata-rata IQ anak Indonesia bisa 120 baru kita bisa bersaing,” tambahnya.

Baca Juga: Ungkap Peran Tim Koordinasi MBG yang Baru Dibentuk Presiden Prabowo Subianto, Mensesneg Hadi Prasetyo Jelaskan Tujuan Pembentukannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X