KALIMANTANSATU.COM - Hingga kini, Ketua DPRD Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus belum dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai pertemuannya dengan dengan mantan narapidana tindak pidana korupsi Chaidir Ritonga.
Pertemuan dimaksud merujuk postingan Erni Sitorus dalam akun instagramnya pada 25 Mei 2025 lalu.
Dalam postingan itu, Erni tampak berada di ruang kerjanya bersama terpidana kasus suap laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012–2014 itu, serta seorang pejabat dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah) Edison Tamba menilai pertemuan itu tidak bisa dilepaskan dari konteks penyelidikan yang sedang berlangsung.
"Postingan instagram Erni Sitorus dengan koruptor kasus suap yang membahas program mulian Presiden RI Prabowo Subianto. Ini sudah parah sekali," kata Edison, seperti dikutip dari Daulat.co, Selasa 2 Desember 2025.
Kata Edison, KPK perlu menjelaskan mengapa hingga saat ini belum ada pemanggilan terhadap pihak-pihak yang berada di lingkar kronologi.
Edison menyampaikan bahwa publik membutuhkan kejelasan dari KPK.
“Kalau KPK serius, Erni Sitorus harus dipanggil. Publik perlu tahu apakah pertemuan itu hanya agenda biasa atau ada urusan lain yang perlu dibuka,” ujarnya.
Dia menambahkan, lambannya pemanggilan berpotensi menggerus kepercayaan publik.
“Kami tidak ingin pemberantasan korupsi berhenti di level teknis. Jangan sampai ada nama besar yang membuat proses ini melambat,” kata Edoy.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai alasan belum dipanggilnya Erni Sitorus maupun kelanjutan pemeriksaan pihak lain dalam perkara tersebut.
(*)
Artikel Terkait
Tak Mau Anak-anak Pertaruhkan Nyawa untuk Pergi Sekolah, Presiden Prabowo Subianto Bentuk Satgas Darurat Jembatan untuk Siswa Pelosok
Sosok Umi Salamah Dedikasikan Rumah untuk Pendidikan, Tersentuh Dengar Pidato Prabowo Subianto di Hari Guru Nasional 2025
Ultimatum Prabowo Subianto untuk Menteri hingga Birokrat yang Suka Mark-Up ! Stop Main Anggaran, Negara Butuh Setiap Rupiah
Banjir di Sumut, Sumbar dan Aceh, BNPB Tegaskan Bantuan Presiden Prabowo Subianto Siap Didistribusi ke Daerah Terdampak
Kini Bebas karena Mendapat Rehabilitasi Presiden Prabowo, Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Bagikan Cerita Perjalanan Spiritualnya Selama di Tahanan
Pulau Sumatera Dilanda Bencana Alam Akibat Cuaca Ekstrem, BNPB Ungkap Jumlah Korban Jiwa Terbanyak Berasal dari Sumut. Berapa di Aceh dan Sumbar ?
GOTO Ngaku Kena Gugat Karyawan Rp43,2 Miliar ! Manajemen Gojek Tokopedia Beberkan Perkaranya
ENRG Temukan Gas Baru Dalam Pengeboran di KKS Sengkang Sulsel, Bos Energi Mega Persada Ungkap Detailnya dan Rencana Komersial Lanjutan
ANTAM Meraih Gold Rank di ASRRAT 2025, Dinilai Mampu Mewujudkan Komitmen Prinsip ESG
Dirombak ! Cek Susunan Direksi dan Komisaris PPRO Terbaru Setelah Hasil RUPSLB. Siapa Pengganti Nurdin Misbah dan Lia Itok Garbianto ?