Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Borneo, Menhut Raja Juli Antoni : Presiden Paling Peduli Konservasi Satwa

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Kamis, 12 Maret 2026 | 20:43 WIB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menginformasikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto sedang menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera dan Borneo. (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menginformasikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto sedang menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera dan Borneo. (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera dan Borneo.

Perihal tersebut disampaikan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni seusai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

“Inpres ini akan memberikan perintah kepada menteri terkait agar membantu Kementerian Kehutanan dalam menyelamatkan populasi gajah ini,” ujarnya.

Baca Juga: Minta Dukungan Ortu Bantu Batasi Akses Medsos Anak di Bawah Umur 16 Tahun, Seskab Teddy Indra Wijaya : Mohon Kerja Sama Seluruh Masyarakat

Raja Juli mengatakan, langkah penyelamatan yang dilakukan Prabowo disambut hangat oleh para aktivis.

Mereka menilai langkah tersebut sebagai upaya melindungi serta menjaga kelestarian satwa dan habitatnya, khususnya di wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati.

“Mereka mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto adalah presiden yang paling peduli terhadap konservasi satwa dan taman nasional Indonesia,” ucapnya.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa langkah penyelamatan ini penting untuk dilakukan.

Sebab, kantong gajah di kawasan hutan konservatif di Indonesia kini hanya tersisa 21 saja, dari yang semula 41 kantong gajah.

“Dan kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan, dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan iconic species di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah,” tegasnya.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X