reginternasional

Sosialisasikan GAMA CERDAS, Tim Pemenangan Muda Ganjar Mahfud Lakukan Penyuluhan Pangan Sehat Cegah Stunting di Jateng

Jumat, 2 Februari 2024 | 20:36 WIB
Direktur Perempuan dan Disabilitas Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar Mahfud bekerjasama dengan TPM Jawa Tengah mengadakan kegiatan penyuluhan pangan sehat untuk mencegah stunting di Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Selasa 30 Januari 2024. (kalimantansatu.com/Dok. TPM Ganjar Mahfud Jawa Tengah)

KALIMANTANSATU.COM, BANJARNEGARA - Direktur Perempuan dan Disabilitas Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar Mahfud bekerjasama dengan TPM Jawa Tengah mengadakan kegiatan penyuluhan pangan sehat untuk mencegah stunting di Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Selasa 30 Januari 2024.

Kegiatan ini dilakukan bersama Ikatan Pemuda Desa (IPDA) Indonesia dan didampingi oleh wakil deputi Tim Pemenangan Muda (TPM) Khaleed H Pranowo.

Secara geografis wilayah Kebondalem berada di perbatasan Banjarnegara dan Kebumen.

“Salah satu alasan TPM Ganjar Mahfud mengadakan kegiatan di wilayah jauh dari kota adalah untuk memberikan manfaat serta memetakan wilayah di luar perkotaan,” kata Direktur TPM Wilayah Jateng, Arifin Kusuma Wardani usai melakukan penyuluhan, Selasa 30 Januari 2024.

Baca Juga: TPN Ganjar Mahfud Tegaskan Hajatan Rakyat Bakal Membawa Keuntungan Ekonomi Bagi Rakyat Kecil pada 3 Februari 2024 di GBK

Indonesia pada tahun 2022 tercatat sebagai negara ke 4 penyumbang balita stunting terbesar setelah India, Nigeria, dan Pakistan.

Dampaknya terlihat pada kualitas kognitif data OECD.

Remaja Indonesia menempati urutan ke 71 dari 77 negara untuk skor sains, matematika dan membaca. 

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Direktur Perempuan dan Disabilitas Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar Mahfud, Dr. Puspita menuturkan berdasarkan Data JME UNICEF, world bank 2020, prevalensi stunting Indonesia berada di posisi 115 dari 151 negara.

Direktur Perempuan dan Disabilitas Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar Mahfud bekerjasama dengan TPM Jawa Tengah mengadakan kegiatan penyuluhan pangan sehat untuk mencegah stunting di Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Selasa 30 Januari 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. TPM Ganjar Mahfud Jawa Tengah)

"Ada artikel yang menyatakan bahwa hanya 53% anak Indonesia yang mampu mencapai potensi maksimalnya di usia produktif. Artinya ini adalah PR kita bersama untuk menghadapi bonus demografi dan menuju Indonesia emas," kata Dr Puspita, usai kegiatan berlangsung.

Baca Juga: TPN Ganjar Mahfud Kolaborasi Dengan Slank ! Gelar Konser Salam Metal 03 Menang Total di GBK pada 3 Februari 2024

“Kita memiliki target penurunan stunting hingga 14% di 2024 sehingga stunting menjadi perhatian besar bagi Ganjar Mahfud. TPM mengambil sikap untuk terjun langsung ke akar rumput dengan harapan edukasi stunting tersampaikan dengan efektif sampai ke tingkat keluarga," lanjutnya.

Dirinya menjelaskan bahwa disamping gizi seimbang, stimulasi berperan penting dalam perkembangan fisik dan otak pada anak.

Halaman:

Tags

Terkini