reginternasional

Prabowo Gibran Paling Banyak Diserang Hoaks, Nusron Wahid : Alhamdulilah Masyarakat Sudah Cerdas dan Tidak Mau Termakan Fitnah

Sabtu, 17 Februari 2024 | 11:11 WIB
Capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Kalimantansatu.com/Instagram @prabowo)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Nusron Wahid, menanggapi data yang diumukan Bawaslu RI hari ini yang menyebut bahwa Pasangan nomor urut 2 sebagai paslon yang paling banyak menjadi korban konten bohong atau hoaks.

Data tersebut, menurut Nusron, membuktikan bahwa masyarakat semakin cerdas dalam menilai dalam memilah-milih informasi.

“Kenyataan di lapangan memang terasa, kita setiap hari tidak pernah sepi dari serangan fitnah. Diisukan ini itu, tapi faktanya nol. Namun alhamdulilah faktanya kepercayaan masyarakat terus meningkat, elektabilitas semakin bagus. Ini menandakan masyarakat sudah cerdas dan tidak mau termakan fitnah.” jelas Nusron Wahid kepada wartawan di Media Center Prabowo Gibran, Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga: Langsung Tancap Gas, Budiman Sudjatmiko Tegaskan Pogram Makan Siang dan Susu Gratis Segera Dijalankan Setelah Prabowo Gibran Dilantik

Nusron Wahid mengakui, tantangan dalam menghadapi konten bohong dan fitnah pada tahun 2024 ini memang dirasa lebih berat daripada Pemilu sebelumnya.

“Teknologi berkembang dengan pesat. Ada AI (artificial intelligence), teknologi video dan audio yang juga makin canggih. Namun sayang, bukannya dipakai untuk kampanye kreatif, malah dipakai oleh oknum-oknum tertentu untuk menyebarkan fitnah.” jelasnya.

Namun Nusron juga menjelaskan, bahwa teknologi informasi dan peran serta masyarakat juga-lah yang kemudian membantu Prabowo Gibran melawan fitnah tersebut.

“Prabowo Gibran kan konsisten dengan kampanye positif dan merangkul. Kita justru terbantu dengan masyarakat melek teknologi, terutama anak-anak muda, yang kemudian secara proaktif ikut membongkar dan melawan fitnah itu. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.” jelasnya.

Baca Juga: TKN Prabowo Gibran Luruskan Misinformasi Program Makan Siang Gratis Baru Terlaksana 2029. Budisatrio Djiwandono : Tidak Benar, Langsung Dijalankan

Nusron meyakini, kecerdasan masyarakat dalam melawan fitnah dan hoax juga akan berlanjut dengan kecerdasan memilih pemimpin, termasuk ikut berperan serta dalam mengawal suara rakyat pasca hari pemilihan 14 Februari 2024.

“Saya meyakini, besok masyarakat juga akan cerdas dalam memilih. Peran serta masyarakat sangat kita harapkan, selain mengantisipasi kabar bohong juga dalam mengawasi kecurangan di wilayah masing-masing.” harapnya.

“Kawal TPS sampai selesai dan dokumentasikan setiap kecurangan yang terjadi. Jangan sampai suara rakyat dicuri. Insya Allah besok akan menjadi kemenangan rakyat.” pungkas Nusron Wahid.

Baca Juga: TKN Tegaskan Tudingan Terhadap Prabowo Soal Korupsi Pembelian Pesawat Mirage Itu Hoaks

Sebelumnya Senin 12 Februari 2024 kalu, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Lolly Suhenty mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sebanyak 355 pelanggaran konten internet selama masa kampanye Pemilu 2024, yakni 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Lolly menyatakan berdasarkan jenis sasaran siber paling banyak menyasar pasangan Prabowo Gibran sebanyak 45%, diikuti oleh Pasangan Anies Muhaimin 33 persen, dan Pasngan Ganjar Mahfud sebanyak 18%.

Halaman:

Tags

Terkini