reginternasional

Bicara di Mandiri Investment Forum 2024, Prabowo Subianto Ingin Indonesia Bisa Ekspor Pangan dalam Empat Tahun ke Depan

Selasa, 5 Maret 2024 | 18:50 WIB
Prabowo Subianto saat menjadi keynote speaker dalam acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2024, bertajuk “Thriving through Transition” di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa 5 Maret 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan dan calon presiden 2024 Prabowo Subianto, mengungkapkan harapannya agar Indonesia mampu melakukan ekspor pangan dalam empat tahun ke depan.

Harapan itu ia sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2024, bertajuk “Thriving through Transition” di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa 5 Maret 2024.

“Saya rasa, kita (Indonesia) akan ekspor pangan dalam kurun waktu 3 hingga 4 tahun," kata dia.

Prabowo menambahkan, Indonesia juga harus belajar dari negara lain, seperti China yang mampu mengentaskan kemiskinan, dan India yang menjadi salah satu negara pengekspor pangan terbesar di dunia.

Baca Juga: Jadi Keynote Speaker Mandiri Investment Forum 2024, Prabowo Subianto : Semua Pemimpin Negara di Dunia Bercita-cita Mencapai Kesejahteraan

"Kita harus belajar dari praktik-praktik terbaik dari banyak negara. China begitu baik dalam mengentaskan kemiskinan. India saat ini menjadi salah satu negara pengekspor pangan terbesar di dunia," lanjut dia.

Selain itu, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia terus berupaya untuk mewujudkan ekonomi hijau.

“Kami akan berusaha untuk memiliki ekonomi hijau. Kita dapat memiliki bahan bakar nabati. Kita bisa mendapatkan solar dari kelapa sawit. Kita bisa mendapatkan bensin dari etanol. Kita akan memiliki etanol dari gula dan juga dari tapioka,” ujar dia.

Baca Juga: Prabowo Subianto Gelar Silaturahmi Kebangsaan dengan 1.600 Muslimat NU dan Relawan Jawa Timur, Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan

Menutup paparannya, Prabowo meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat meningkat, hingga 8% dalam kurun waktu 4 sampai 5 tahun ke depan.

"Kesimpulannya, saya yakin bahwa kita dapat mendorong pertumbuhan (ekonomi). Estimasi saya, dalam kurun waktu 4 sampai 5 tahun ke depan, kita dapat meraih 8% angka pertumbuhan, mungkin lebih," pungkas dia.

(*)

Tags

Terkini