reginternasional

Kapan Sidang Isbat Lebaran 2024 Pemerintah ? Catat Jadwalnya, Sidang Isbat Akan Diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Hisab Rukyat

Kamis, 4 April 2024 | 15:01 WIB
Ilustrasi lampion memeriahkan Idul Fitri 2024 (Kalimantansatu.com/Pixabay jsjcreationsmm)

KALIMANTANSATU.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menjadwalkan penyelenggaraan Sidang Isbat (Penetapan) 1 Syawal 1445 H.

Sidang isbat akan digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Adapun jadwal sidang isbat lebaran 2024 digelar pada Selasa 9 April 2024.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mengatakan, sidang isbat dilaksanakan secara tertutup

Sidang isbat Idul Fitri 2024 akan dihadiri Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Baca Juga: Link Desain Amplop Lebaran 2024 Tinggal Cetak. Kamu Cari Template Amplop Lebaran Lucu ?

"Sebagaimana biasa, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadan. Tahun ini, bertepatan dengan 9 April 2024," ungkap Dirjen di Jakarta, Selasa 2 April 2024 dilansir laman resmi Kemenag RI.

Nantinya, sidang isbat akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Berdasarkan data hisab, ijtimak terjadi pada Selasa 29 Ramadan 1445 H / 9 April 2024 M, sekitar pukul 01.20 WIB.

Saat matahari terbenam, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk antara 4° 52.71' (empat derajat lima puluh dua koma tujuh puluh satu menit) sampai dengan 7° 37.84' (tujuh derajat tiga puluh tujuh koma delapan puluh empat menit) dan sudut elongasi 8° 23.68' (delapan derajat dua puluh tiga koma enam puluh delapan menit) hingga 10° 12.94' (sepuluh derajat dua belas koma sembilan puluh empat menit).

Baca Juga: 7 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Jawa Halus ke Orang Tua dan Artinya. Biar Sopan, Pakai Bahasa Jawa Kromo Inggil dan Ngoko Halus Ini Gaes

“Berdasarkan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi hilal dimaksud telah memenuhi kriteria visibilitas hilal (Imkanur Rukyat) yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat,” imbuhnya.

Kementerian Agama juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatulhilal di berbagai provinsi.

“Untuk sidang isbat awal Syawal ini, Kementerian Agama akan menurunkan tim ke 120 lokasi di seluruh Indonesia. Mereka akan melaporkan, apakah pada hari itu hilal terlihat atau tidak," imbuhnya.

Hasil hisab dan rukyatulhilal ini akan dibahas dan ditetapkan dalam sidang isbat.

Halaman:

Tags

Terkini