KALIMANTANSATU.COM - Setelah melalui perjuangan panjang dalam merebut kemerdekaan, Soekarno - Hatta memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan terus berlanjut menghadapi agresi penjajah dan keinginan beberapa daerah untuk memisahkan diri.
Pada tanggal 27 Desember 1949, Belanda mengakui kedaulatan RI dan pada tanggal 28
September 1950, Indonesia menjadi anggota PBB.
Kemerdekaan Indonesia menjadi inspirasi bagi bangsa-bangsa Asia Afrika serta meningkatkan peran penting dalam mewujudkan tata dunia yang adil.
Antara lain dengan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika serta pembentukan Gerakan Non Blok.
Pembangunan Indonesia dilaksanakan secara menyeluruh dan berencana sejak tahun 1967 dengan prioritas pada bidang ekonomi.
Pertumbuhan penduduk berhasil dikendalikan serta swasembada beras tercapai pada tahun 1984.
Ekonomi Indonesia tumbuh tinggi sekitar 6,8 persen per tahun (periode 1968 – 1997).
Indonesia menjadi negara industri meskipun masih pada tahap awal.
Jumlah penduduk miskin yang pada awal 1970an mencapai 70 persen berhasil diturunkan menjadi sekitar 11 persen pada tahun 1996.
Demokrasi dan desentralisasi menjadi bagian penting pembangunan pada era reformasi pasca krisis ekonomi 1997/98.
Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,7 persen per tahun (periode 2004-2014), meski krisis keuangan dan resesi global terjadi pada tahun 2008/09.
Perekonomian Indonesia yang pada tahun 2003 berada di urutan 23 meningkat menjadi urutan 1 terbesar dunia pada tahun 2011.