reginternasional

Siang Hari, Jangan Lepas Sandal saat Berjalan di Pelataran Masjid Nabawi. Ini Pesan Tim PKP3JH dr Leksmana Arry Chandra

Senin, 13 Mei 2024 | 10:19 WIB
Kakbah tempat ibadah haji dan umroh umat Islam seluruh dunia (Kalimantansatu.com/Pixabay Konevi)

KALIMANTANSATU.COM, ARAB SAUDI - Suhu di Madinah mencapai 40 derajat dan saat siang pelataran masjid Nabawi sangat panas.

Untuk itu, salah satu yang diimbau untuk tidak dilakukan jemaah saat di Madinah adalah berjalan dengan kaki tanpa alas atau sandal.

"Jika jemaah berjalan tanpa alas kaki di pelataran yang panas, sangat berrisiko kakinya melepuh," ungkap Kasi Lansia, Disabilitas, dan PKP3JH, dr Leksmana Arry Chandra, di Madinah, Minggu 12 Mei 2024.

Menurutnya, kadang ada kejadian jemaah lupa letak sandalnya saat di Masjid Nabawi.

Untuk menghindari hal itu, sebaiknya jemaah membawa plastik.

Baca Juga: Cuaca Arab Saudi Panas dan Kering, KKIH Daker Madinah Imbau Jemaah Haji Indonesia Banyak Minum Air Putih Meskipun Tidak Haus

Sandal yang dipakai, dimasukkan ke plastik dan dibawa saat masuk ke Masjid Nabawi.

"Bawa plastik untuk tempat menyimpan sandal,” pesan dr. Leks, panggilan akrabnya.

Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH), kata dr. Leks, terus berjaga dan berkeliling di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Mereka juga berkeliling ke sektor hotel jemaah.

Tujiannya, melakukan upaya pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan, dan rehabilitasi.

Baca Juga: Apa itu ID Card dan Gelang Haji 2024 ? Jangan Sampai Dilepas, Ini Fungsinya bagi Jemaah Haji Indonesia

"Misalnya, menyiapkan sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan jemaah haji, seperti kursi roda dan sandal buat jemaah yang membutuhkan. PKP3JH siap bantu jemaah,” sebutnya.

Tim PKP3JH beranggotakan gabungan tenaga medis.

Mereka bertugas di lapangan, baik seksus (sektor khusus) Makkah maupun seksus Madinah.

Halaman:

Tags

Terkini