reginternasional

Mengenal 7 Masjid yang Menjadi Landmark Kota Madinah. Penanda Lokasi Perang Khandaq (Pertempuran Parit) di Tepi Barat Gunung Sila'

Minggu, 9 Juni 2024 | 10:04 WIB
Tujuh Masjid adalah kompleks masjid (masjid) kecil bersejarah yang menandai lokasi Perang Khandaq (Pertempuran Parit). (Kalimantansatu.com/Kemenag RI)

Masjid ini juga dikenal sebagai al-Masjid al-Sab, yang berarti “tujuh” dalam bahasa Arab, meski saat ini tampak hanya terdapat enam masjid.

Baca Juga: Museum As Safiyyah Tempat Bersejarah di Sekitar Masjid Nabawi Madinah. Bisa Dikunjungi Jemaah Haji Indonesia 2024, Cek Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

"Tujuh masjid ini simbol kemenangan umat Islam menghadapi para kafir Qurays yang datang untuk menghancurkan umat Islam," kata Aswadi Syuhadak, guru besar Universitas Islam Sunan Ampel, Surabaya yang menemani Tim Media Center Haji (MCH) menelusuri sejarah Masjid Parit di Madinah beberapa waktu lalu.

Terhadap masjid Salman Al Farisi, Aswadi memiliki kesan tersendiri.

"Agar umat Islam memiliki memori yang kuat bahwa betapapun sedikit (3.000 banding 10.000), pasukan muslim bisa mengalahkan kekuatan yang besar atas izin Allah SWT," katanya.

Meski awalnya terdapat tujuh masjid di kompleks ini, kini jumlah masjid sebenarnya menjadi enam.

Meskipun demikian, kompleks bersejarah kecil ini masih disebut sebagai tujuh masjid.

Al-Masjid al-Sab terletak di wilayah barat Gunung Sila' di Madinah, Arab Saudi.

Ini adalah tempat yang populer untuk Ziarah dan dikunjungi oleh jutaan umat Islam setiap tahunnya.

Jika kita gerakkan dari selatan ke utara, penempatan masjid-masjid tersebut adalah Jami' al-Khondaq, Masjid Fatima (Saadz bin Muadz), Masjid Ali, Masjid Umar, Masjid Abu Bakar, Masjid Salman Farisi, dan Masjid al Fat'h.

1. Masjid Al Fat'h, Pos Komando Nabi Muhammad

Dibangun di atas sebuah bukit di wilayah barat Gunung Sila, Masjid al Fat'h atau dikenal juga dengan sebutan Masjid A'la dan Masjid Ahzab adalah masjid terbesar dari tujuh masjid.

Ini menandai lokasi Pertempuran Ahzab dan memberikan penghormatan atas kemenangan bersejarah umat Islam di Madinah.

Menurut sejarah Islam, Masjid al Fat'h pertama kali dibangun pada masa Kekhalifahan Umar (RA) di lokasi pos komando Nabi Muhammad (SAW).

Direnovasi Saifuddin Abu al-Hija pada 1154 H dan dipugar pada masa pemerintahan Fahad bin Abdul Aziz al-Saud.

Halaman:

Tags

Terkini