KALIMANTANSATU.COM, BANYUWANGI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan dan melaunching peluncuran paket wisata 3B, yaitu Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara.
Hal ini untuk menjawab tantangan “over tourism” yang ada di kawasan Bali Selatan, agar ada pemerataan distribusi wisatawan yang masuk ke Bali.
Acara peluncuran ini berlangsung di Sanggar Genjah Arum, Desa Wisata Kemiren, dan turut dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) H. Abdullah Azwar Anas, Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, Buleleng dan Jembrana, serta asosiasi & pelaku industri pariwisata Jawa Timur dan Bali, 5 Mitra Online Travel Agent (OTA) Kemenparekraf juga hadir (Traveloka, Mister Aladin, Atourin, Djalanin.com dan Tiket.com).
Sandiaga bilang, Banyuwangi dikenal sebagai gerbang Pulau Jawa dengan julukan the Sunrise of Java yang menawarkan berbagai destinasi wisata indah.
Dalam acara ini, Sandiaga mengumumkan tiga paket wisata baru.
"Paket-paket ini sudah bisa dipesan mulai malam ini untuk menyambut liburan akhir tahun dan Tahun Baru Imlek," tambahnya.
Sandiaga menyebut, paket wisata ini diprioritaskan dan mengakomodasi permintaan wisatawan yang ingin mendarat langsung dari Jakarta ke Banyuwangi.
Setelah berkoordinasi dengan MenPAN RB dan Menteri Perhubungan, kini wisatawan dapat menggunakan penerbangan langsung ke Banyuwangi untuk mengakses destinasi seperti Kawah Ijen, Pulau Merah, De Djawatan, dll.
"Kami berharap ini bisa menggeliatkan sektor pariwisata di wilayah Bali Barat dan Bali Utara," ungkapnya.
Dengan target 10-15 persen dari total kunjungan wisata ke Bali yang mencapai 7 juta wisatawan, redistribusi ini diharapkan dapat menarik antara 700 ribu hingga 1 juta wisatawan ke Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara.
Ini akan memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," kata Sandiaga.
Sandiaga juga menyinggung perkembangan infrastruktur di Banyuwangi yang semakin lengkap.
Bandara Banyuwangi telah diakui sebagai Green Airport terbaik dunia yaitu Bandara Internasional Blimbingsari, didukung oleh fasilitas lain seperti Marina Boom.