reginternasional

Suarakan Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina saat Pidato Pertama sebagai Presiden, Prabowo Subianto : Kita Anti Penindasan

Minggu, 20 Oktober 2024 | 18:06 WIB
Prabowo Subianto saat pidato pertama sebagai Presiden ke-8 Indonesia di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2024 pagi WIB. (Kalimantansatu.com/Dokumentasi Tim Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Presiden RI periode 2024-2029 Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memilih kebijakan bebas aktif dan ingin menjadi sahabat bagi semua negara. Namun demikian, Indonesia memiliki prinsip yang tidak bisa diganggu gugat, yaitu anti penjajahan dan penindasan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo Subianto seusai dilantik menjadi Presiden ke-8 Indonesia di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2024 pagi WIB.

“Kita memilih jalan bersahabat dengan semua negara. Sudah berkali-kali saya canangkan Indonesia akan menjalankan politik luar negeri sebagai negara yang ingin menjadi tetangga yang baik. Kita ingin menganut filosofi kuno seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” tegas Prabowo.

Baca Juga: Total 19 Pimpinan Negara dan 15 Utusan Khusus Hadiri Pelantikan Presiden Hari Ini, Prabowo Subianto Ucapkan Terima Kasih

Prabowo mengungkapkan meski demikian, Indonesia punya prinsip untuk solider membela rakyat yang tertindas di dunia.

“Karena kita pernah mengalami penjajahan, kita anti penindasan, karena kita pernah ditindas, kita anti rasialisme, anti apartheid, karena kita pernah mengalami waktu kita dijajah bahkan digolongkan lebih rendah dari anjing," kata Prabowo Subianto.

“Karena itu kita mendukung kemerdekaan rakyat Palestina,” pekik Prabowo disambut tepuk tangan tamu undangan.

Semasa menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI, Prabowo mengungkapkan bahwa Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sudah mengirimkan banyak bantuan untuk Palestina.

Baca Juga: Prabowo Subianto Ikut Standing Applause untuk Jokowi dan Ma’ruf Amin di Pelantikan Presiden-Wapres Periode 2024-2029

“Pemerintah Presiden Joko Widodo sudah mengirimkan banyak bantuan. Hari ini kita punya tim medis yang bekerja di Gaza, Rafah,” ucap Prabowo.

“Dengan risiko sangat tinggi, dokter-dokter kita, perawat-perawat kita sudah bekerja sama bersama saudara-saudara dari UEA [Uni Emirat Arab]. Dan kita pun siap untuk mengirim bantuan yang lebih banyak dan siap evakuasi mereka yang luka dan anak-anak yang trauma, dan korban," paparnya.

"Kita siapkan semua RS tentara dan nanti RS-RS lain untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban perang yang tidak adil,” tandasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya di Google News (Klik Tautan Ini)

(*)

Tags

Terkini