reginternasional

Perintahkan Aparat Tindak Perusahaan Pelanggar Aturan Pertanahan dan Hutan, Presiden Prabowo Subianto : Tidak Ada yang Memiliki Perlakuan Khusus

Kamis, 23 Januari 2025 | 15:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pengarahan dalam rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2025), mengenai efisiensi anggaran negara untuk mendukung kesejahteraan rakyat. (Foto: Istimewa)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan aparat penegak hukum untuk menindak perusahaan yang melanggar aturan pertanahan dan hutan.

Hal ini diungkap Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/1/2025).

"Saya juga sudah memberi keputusan kepada unsur penegak hukum, Jaksa Agung; BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan); Kapolri dan Panglima TNI untuk menegakkan hukum dan aturan, khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang melanggar ketentuan-ketentuan pertanahan dan hutan," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi perlakuan khusus kepada siapapun. Semua perusahaan, kata Prabowo, harus memenuhi segala aturan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Kata Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet Paripurna: 3 Bulan Kita Berhasil Beri Bukti Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat

"Ketentuan kita harus dipatuhi, tidak ada yang memiliki perlakuan khusus bagi mereka yang sudah diberi kesempatan berkali-kali untuk menyelesaikan kewajiban-kewajibannya," jelas Prabowo.

"Tidak melakukan, ya, pemerintah akan melaksanakan kewajibannya mencabut izin dan menguasai kembali lahan-lahan tersebut apalagi lahan-lahan itu hutan lindung," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti kinerja Kabinet Merah Putih setelah berjalan selama tiga bulan. Ia mengapresiasi upaya para menteri dan wakil menteri menerbitkan kebijakan pro rakyat.

"Saya juga terima kasih tiga bulan kita telah memberi bukti kepada rakyat, kebijakan-kebijakan kita adalah kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada rakyat, berpihak kepada kepentingan negara,” tutur Prabowo.

(*)

Tags

Terkini