reginternasional

Evakuasi Warga Gaza Palestina oleh Indonesia Hanya Bersifat Sementara, Presiden Prabowo Subianto Minta Persetujuan Semua Pihak

Kamis, 10 April 2025 | 13:37 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan kepada seluruh Kepala Daerah yang telah terpilih dan mengikuti serangkaian Retreat di Akademi Militer Magelang untuk saling bekerja sama dan bersatu. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan pemerintah Indonesia untuk mengevakuasi hingga 1.000 warga Gaza ke Indonesia, namun dengan catatan bahwa langkah ini hanya bersifat sementara.

Dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu 9 April 2025 dini hari, Prabowo menekankan pentingnya persetujuan dari seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan evakuasi ini.

"Syaratnya adalah semua pihak harus menyetujui hal ini, kedua mereka di sini hanya sementara sampai pulih sehat kembali... mereka harus kembali ke daerah mereka asal," tegas Prabowo pada 9 April 2025.

Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 5,5 Persen pada Kamis 10 April 2025 Pasca Donald Trump Tunda Tarif Impor

Prabowo menegaskan bahwa evakuasi ini tidak dimaksudkan sebagai relokasi permanen, melainkan bentuk bantuan darurat kemanusiaan bagi mereka yang mengalami luka, trauma, atau kehilangan keluarga.

"Kami siap evakuasi mereka yang luka-luka, mereka yang kena trauma, anak-anak yatim piatu siapa pun boleh Pemerintah Palestina dan pihak-pihak terkait di situ mereka ingin dievakuasi ke Indonesia," katanya.

Rencana ini muncul setelah meningkatnya permintaan dari masyarakat internasional agar Indonesia mengambil peran lebih aktif dalam isu Palestina.

Untuk itu, Prabowo mengadakan lawatan ke lima negara di Timur Tengah, yaitu UEA, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania.

"Saya lakukan ini karena banyak permintaan terhadap Indonesia untuk lebih aktif lagi berperan untuk mendukung mencari penyelesaian konflik di Gaza dan di Timur Tengah secara keseluruhan," ujarnya.

Selain evakuasi, Indonesia juga menjajaki kemungkinan mendorong dialog dan perdamaian di kawasan.

Baca Juga: Terang-terangan Mengaku Pernah Mendapat Peringatan dari Ray Dalio Soal Danantara, Presiden Prabowo Subianto : Kamu akan Dilawan

Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak komunikasi, termasuk kunjungan utusan dan telepon dari berbagai pihak yang meminta keterlibatan aktif Indonesia.

"Saya kira itu sikap pemerintah Indonesia... karena terus kami dikirim utusan, ditelepon bagaimana kesiapan Indonesia untuk bantu penyelesaian atau membantu mendorong penyelesaian di Gaza," ucapnya.

Menteri Luar Negeri dijadwalkan segera berangkat untuk berdiskusi langsung dengan otoritas Palestina terkait pelaksanaan teknis evakuasi.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil akan menghormati kedaulatan Palestina dan prinsip kemanusiaan.

Halaman:

Tags

Terkini