reginternasional

Imbau Jangan Langsung Percaya Foto dan Video Bernarasi Provokatif di Dunia Digital, Rizky Prabowo Rahino : 'Bisa Saja Hasil Buatan AI'

Rabu, 18 Juni 2025 | 15:56 WIB
Pegiat Digital Safety Rizky Prabowo Rahino (Kalimantansatu.com/Dokumentasi Pribadi Rizky Prabowo Rahino)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Pegiat Digital Safety Rizky Prabowo Rahino mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya terhadap foto dan video di dunia digital.

Khususnya, foto dan video yang bersifat provokatif.

Di era teknologi dan informasi yang berkembang pesat saat ini, sering ditemui foto dan video disertai narasi menghasut dan menjurus ke disintegrasi bangsa.

Foto dan video tersebut seperti nyata, padahal jika dilihat secara lebih saksama merupakan hasil buatan Artificial Intelligence (AI).

Sekarang, semua orang bisa secara mudah membuat foto dan video dengan prompt (instruksi atau pertanyaan) tertentu melalui ChatGPT, Deepseek, maupun aplikasi-aplikasi AI lainnya.

"Jangan langsung percaya. Bisa saja itu hasil buatan AI. Foto dan video seolah-olah nyata, padahal tidak seperti itu. Apalagi jika ada yang narasinya mengajak ke hal-hal negatif. Sudah, skip saja. Abaikan, jangan terpancing," ungkap dia saat diwawancarai di Pontianak, Rabu (18/6/2025).

Baca Juga: Danantara Gandeng Chandra Asri dan INA Bangun Pabrik Kimia Rp13 Triliun, Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen per Tahun

Prabowo sapaan akrabnya bilang, foto dan video dalam informasi tersebut harus diuji kebenarannya oleh si penerima.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah bersikap skeptis, lalu melihat secara teliti foto dan video tersebut.

"Sementara ini, foto dan video hasil AI itu bisa dideteksi. Jika ada kesan tidak natural, sudah pasti AI. Apalagi jika menampilkan wajah seseorang dalam suatu video, perbedaan manusia asli dengan manusia hasil buatan AI masih bisa diketahui dari gayanya, intonasinya dan sebagainya," terangnya.

Selain itu, Prabowo juga meminta masyarakat untuk menelusuri informasi yang terdapat pada video tersebut.

Baca Juga: Idul Fitri Momen Mempererat Tali Silaturahmi, Tokoh Pemuda Kubu Raya Rizky Prabowo Rahino : Rendahkan Hati, Hilangkan Ego

Ia tidak ingin masyarakat selaku user digital menjadi korban dari informasi yang berpotensi menyesatkan dan hoaks.

"Pastikan informasi yang ada di video atau gambar tersebut. Cek di media-media mainstream atau sumber terpercaya lainnya, apakah informasinya benar-benar seperti itu atau tidak. Jangan sampai terjebak dalam konten-konten yang kemungkinan ada tujuan-tujuan terselubung dari oknum-oknum tertentu," timpal pegiat literasi anti hoaks asal Kalimantan Barat tersebut.

Kemudian, hal yang tidak kalah pentingnya adalah memainkan logika terhadap video yang dilihat di dunia digital.

Halaman:

Tags

Terkini