reginternasional

4 Fakta Terbaru Kasus Teror Bom di 3 Sekolah Internasional Tangsel-Jakut ! Terkuak Nomor Asal Nigeria Minta Tebusan Ini

Rabu, 8 Oktober 2025 | 22:42 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait kasus teror bom di tiga sekolah internasional wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Utara. (Kalimantansatu.com/Dok. Polri)

Modus Ancaman: Tebusan via Bitcoin

Berdasarkan laporan pihak kepolisian setempat, pelaku sempat mengirim pesan ancaman melalui WhatsApp dan e-mail dengan isi serupa di ketiga sekolah itu.

Baca Juga: Wujud Konsistensi, MIND ID Kokohkan Fondasi ESG untuk Hilirisasi dan Masa Depan Berkelanjutan Indonesia

Diketahui, pesan tersbut berisi permintaan uang tebusan USD 30.000 melalui alamat bitcoin, disertai peringatan agar pihak sekolah tidak melapor ke polisi.

“Pesan ini untuk semua orang, kita telah memasang bom di sekolah kalian," tulis pelaku dalam pesan ancamannya.

"Bom tersebut mulai dalam 45 menit, bila Anda tidak setuju untuk membayar kami senilai USD 30.000 ke alamat bitcoin kami,” sambungnya.

Teror di NJIS dan Koordinasi Polda Metro

Kasus serupa juga terjadi di North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakut.

Polisi memastikan tidak ada bahan peledak ditemukan di lokasi. Polsek Kelapa Gading bersama Polda Metro Jaya melakukan koordinasi dengan Direktorat Siber untuk melacak asal pesan.

“Polisi langsung bergerak memastikan keamanan sekolah dan melacak jejak digital pelaku,” ujar Victor.

Selain itu, penyelidikan dilakukan bersamaan di tiga lokasi dengan dukungan tim forensik digital.

Baca Juga: Begini Jawaban Pertamina soal Kekosongan Stok BBM SPBU Swasta yang Masih Terjadi Sampai Sekarang ! Benarkah Ambil Keuntungan dan Memanfaatkan Situasi

Pelaku Diburu, Publik Diminta Tenang

Pihak kepolisian kini fokus mencari pelaku pengirim pesan yang diduga berasal dari luar negeri.

Nomor berkode +234 menjadi petunjuk utama yang sedang dianalisis oleh Direktorat Siber.

Halaman:

Tags

Terkini