Nasib Dadan Hindayana Berubah Drastis dalam 3 Hari: Baru Pulang Haji, Sempat Dampingi Prabowo, Jabatan Dicopot, Lalu Jadi Tersangka Korupsi

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 4 Juni 2026 | 07:47 WIB
Nasib Dadan Hindayana Berubah Drastis dalam 3 Hari: Baru Pulang Haji, Sempat Dampingi Prabowo, Jabatan Dicopot, Lalu Jadi Tersangka Korupsi (Kalimantansatu.com/Dok. BGN)
Nasib Dadan Hindayana Berubah Drastis dalam 3 Hari: Baru Pulang Haji, Sempat Dampingi Prabowo, Jabatan Dicopot, Lalu Jadi Tersangka Korupsi (Kalimantansatu.com/Dok. BGN)

KALIMANTANSATU.COM - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana yang kini resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Rabu, 3 Juni 2026.

Peristiwa ini terjadi sehari setelah Dadan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN, dan digantikan wakilnya, Nanik S. Deyang.

Dalam kasus ini, penahanan dilakukan setelah penyidik memeriksa Dadan terkait dugaan kasus korupsi jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: DPR Finalisasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), Dasco Sebut Pembahasan Masuk Tahap Akhir

Usut punya usut, kasus korupsi yang menjerat Dadan itu terjadi tak lama setelah Dadan kembali ke Indonesia seusai menunaikan ibadah haji bersama istrinya, pada Senin, 1 Juni 2026.

Eks Kepala BGN itu, diketahui berangkat menggunakan kuota haji reguler setelah menunggu antrean selama 12 tahun.

Rangkaian peristiwa itu sontak menjadi perbincangan hangat bagi sebagian kalangan yang menilai nasib Dadan Hindayana berubah drastis hanya dalam 3 hari.

Lantas, bagaimana sebenarnya peristiwa tak terduga yang menimpa eks Kepala BGN itu usai kini menjadi tersangka korupsi? Begini ceritanya.

Baca Juga: Gunakan Uang Jemaah di Luar Kepentingan Umrah hingga Endorse Influencer, Polisi Telusuri Aset ASF dan Periksa Aliran Dana Hanania Travel

Pulang Bersama Istri dari Ibadah Haji

Pada Senin, 1 Juni 2026 malam, Dadan tiba di Indonesia pada gelombang pertama kepulangan jemaah haji Indonesia.

Dadan sempat bercerita, ibadah haji yang ditunaikan bersama istri tercinta terasa bahagia setelah menunggu 12 tahun lamanya.

"Kita berdua sudah daftar sejak 5 Mei 2014, jadi 12 tahun menunggu dan akhirnya kita dipanggil persis di tahun ini," kata Dadan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu, 31 Mei 2026.

Dengan bersemangat, Dadan menunjukkan gelang haji yang dikenakannya dan mengaku mendaftar dengan menggunakan jalur reguler melalui kelompok terbang (kloter) 27 embarkasi JKS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X