Jam Berapa Buka Puasa Setengah Hari saat Ramadhan ? Ada Sejak Zaman Rasulullah SAW, Apa Hukum Puasa Bedug bagi Anak Kecil ? Ini Cara Puasa Bedug Gaes

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Minggu, 2 Maret 2025 | 11:04 WIB
Ilustrasi puasa setengah hari atau puasa bedug untuk anak kecil belum baligh. (Kalimantansatu.com/Pixabay ambroo)
Ilustrasi puasa setengah hari atau puasa bedug untuk anak kecil belum baligh. (Kalimantansatu.com/Pixabay ambroo)

KALIMANTANSATU.COM - Jam berapa buka puasa setengah hari Ramadhan 2025 ? Tentunya, informasi ini bermanfaat bagi orang tua ketika hendak mengajarkan buah hatinya belajar puasa.

Biasanya, puasa setengah hari ini dikenal dengan nama puasa bedug.

Walau tidak wajib bagi anak kecil yang belum baligh, namun puasa setengah hari bisa menjadi metode untuk pendidikan bagi anak.

Terutama saat mengenalkan dan mengajarkan berpuasa. Sehingga, nantinya anak semakin terbiasa berpuasa hingga sampai menjelang usia baligh.

Baca Juga: Hadiah Puluhan Jutaan Rupiah ! Batas Daftar 14 Maret 2025 dan Gratis, Ikuti Pasaraya Ramadan Competition Gaes. Apa Syarat dan Link Pendaftarannya ?

Jam Berapa Buka Puasa Setengah Hari saat Ramadhan 2025 ? Ini Cara Puasa Setengah Hari

Lazimnya, puasa setengah hari atau puasa bedug untuk anak kecil belum baligh ditetapkan sejak dari waktu setelah sahur hingga adzan Zuhur.

Biasanya, orangtua mengajarkan anaknya untuk bangun makan sahur karena terdapat keberkahan.

Selanjutnya, ketika azan Dzuhur berkumandang di siang hari, maka anak kecil tersebut bisa langsung berbuka puasa.

Setelah berbuka puasa setengah hari, anak tersebut kembali melanjutkan berpuasa hingga waktu Magrib tiba.

Seperti diketahui, Magrib adalah waktu berbuka puasa penuh.

Baca Juga: Hafiz Indonesia Tayang Jam Berapa di Live Streaming RCTI Plus Ramadan 2025 ? Jangan Terlewat Gaes, Cek Jadwal Hafiz Indonesia Jam Berapa

Sudah Ada Sejak Zaman Rasulullah SAW, Apa Hukum Puasa Setengah Hari untuk Anak Kecil ?

Ternyata puasa setengah hari sudah dipraktekkan sejak zaman Rasulullah SAW.

Merujuk kitab Al-Muhadzzab karya Al Imam As-Syairazi dijelaskan:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X