KALIMANTANSATU.COM - Beredar informasi, dugaan kebocoran data KPU pada Selasa 28 November 2023.
Melalui tweet X @teguhaprianto, Founder Ethical Hacker Indonesia tersebut menguak data KPU diretas.
Dalam tweet tersebut, Teguh Aprianto juga menyertakan dua lampiran tangkap layar berupa foto terkait peretasan data KPU.
"Belum juga pemilu dan tau hasilnya gimana tapi data pribadi kita semua yang terbaru malah udah bocor duluan," tulis Teguh Aprianto dalam unggahan tersebut yang diunggah Selasa 28 November 2023 siang.
Berdasarkan penelusuran di BreachForums, akun Jimbo menggugah pada Senin 27 November 2023 jam 09.21 WIB.
Baca Juga: Apa itu KPU dan Tugasnya ? Yuk Ketahui Fungsi KPU, Kewenangan KPU dan Tugas KPU saat Pemilu
Ia mengklaim punya 252.327.304 data yang didapatkan dari KPU (kpu.go.id).
Data itu akan dijual dengan harga 2BTC atau US$74 ribu (Rp1,14 miliar).
Tak hanya itu, dia juga menyediakan sekitar 500 ribu data sebagai sampel.
Sampel data itu berupa nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, hingga alamat.
Bukan hanya data pemilih dalam negeri, namun juga daftar pemilih yang berada luar negeri.
Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menerangkan terkait dugaan kebocoran data KPU.
"Kami temukan dari hasil patroli siber yang dilakukan oleh anggota kami," pada Rabu 29 November 2023.
Artikel Terkait
Apa itu KPU dan Tugasnya ? Yuk Ketahui Fungsi KPU, Kewenangan KPU dan Tugas KPU saat Pemilu
Jadwal Kampanye Pemilu 2024 Lengkap. Cek Masa Kampanye Pemilu Sampai Kapan Digelar ?
Jadwal Kampanye Pilpres 2024 Sampai Kapan ? Cek Masa Kampanye Pilpres 2024 dan Jadwal Pilpres Putaran Satu Hingga Dua