KALIMANTANSATU.COM - Kejaksaan Agung RI menangkap terpidana dalam kasus penganiayaan berat, Ronald Tannur di kediaman pribadinya, Surabaya, pada Minggu, 27 Oktober 2024.
Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja keras Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) yang terus memantau keberadaan Ronald.
Kepala Kejati Jatim Mia Amiati mengungkap pihaknya selalu melakukan monitoring usai adanya Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung RI.
"Upaya penangkapan dalam rangka eksekusi ini adalah hasil kerja keras tim intelijen," kata Mia Amiati kepada awak media di Surabaya, pada Minggu, 27 Oktober 2024.
"Selalu melakukan monitoring terhadap keberadaan Terpidana Gregorius Ronald Tannur sesaat setelah Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung RI Nomor: 1466/K/Pid/2024," tambahnya.
Berkaca dari hal itu, berikut adalah fakta di balik penangkapan tim intelijen Kejati Jatim terhadap Ronald Tannur di Surabaya:
1. Terlibat Kasus Dugaan Pembunuhan Kekasihnya
Ronald selama ini menjadi sorotan karena terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan berat hingga meninggal dunia terhadap kekasihnya, Dini Sera Afrianti.
Korban merupakan single parent dari keluarga biasa di Sukabumi Jawa Barat.
Pada 4 Oktober 2023, sidang peradilan PN Surabaya mengungkap kronologi kasus tersebut yang bermula dari pertengkaran saat berkaraoke di sebuah mal di Surabaya.
Pertengkaran tersebut berlanjut dengan penganiayaan dan berakhir dengan meninggalnya Dini akibat dilindas mobil yang dikendarai oleh Ronald.
2. Sempat Divonis Bebas PN Surabaya
Kasus penganiayaan Ronald terhadap kekasihnya kemudian berujung di kantor polisi.
Namun, anak politisi PKB Edward Tannur itu berkelit atas kematian Dini yang membuatnya dituntut 12 tahun penjara.
Artikel Terkait
Viral Guru Honorer Konawe Selatan ! Ditagih Uang Damai Rp50 Juta? Begini Fakta Terbaru Guru Supriyani yang Dituding Aniaya Murid SD di Sultra
Deretan Kontroversi Menteri di Kabinet Merah Putih, Minta Tambah Anggaran hingga Tukar Guling Kekuasaan
Penegakan HAM di Indonesia: Janji Presiden Prabowo Subianto hingga Upaya Menteri HAM Natalius Pigai Minta Anggaran Tambahan
3 Menteri Jokowi yang Dicintai Netizen. Sempat Menjadi Ikonik, Kini Tak Masuk Dalam Kabinet Merah Putih era Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Boyong Menteri Kabinet Merah Putih ke Akmil Magelang. Cerminkan Sikap Tegas Sang Presiden yang Kini Dikenal dengan Image Gemoy
Kabinet Merah Putih Dinilai Gemuk ! Sejumlah Menteri Prabowo Subianto Belum Punya Kantor Sendiri hingga Anggaran Masih Nihil
Ingin Pengawasan Tindak Korupsi Makin Ketat ! Presiden Prabowo Subianto : Tegakkan Hukum dengan Tegas
Kisah Presiden Prabowo Subianto saat Muda, Dirikan LSM Bareng Soe Hok Gie
Indonesia Berniat Ingin Gabung BRICS, Presiden Prabowo Subianto : Kita Mau RI Berada di Mana-mana
Program Makan Bergizi Gratis Bergulir, Presiden Prabowo Subianto : Anak Indonesia Tidak Boleh Lapar, yang Tidak Setuju Jangan Ikut Pemerintahan Saya
Kabinet Merah Putih Raih Respons Positif Pasar, IHSG Hijau 7 Hari Beruntun. Presiden Prabowo Subianto: Niat Saya Cari Orang Tepat di Tempat yang Tepat
Ilegal dan Membahayakan ! Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Berantas Judi Online
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Soroti Kehadiran Dua Tokoh Ini di RDP Soal Pemecatan Rudy Soik oleh Kapolda NTT