Viral Siswa SD di Gorontalo Simpan Makanan Gratis untuk Ibu: Mau Kasi Makan Mama, di Rumah Tak Ada Nasi

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 8 Januari 2025 | 09:35 WIB
Viral seorang siswa sekolah dasar (SD) di Gorontalo, Sulawesi Utara, menyimpan sekotak porsi dari program makanan bergizi gratis untuk dibawa pulang ke rumah. (Kalimantansatu.com/Dok. Tiktok Rasni Adam)
Viral seorang siswa sekolah dasar (SD) di Gorontalo, Sulawesi Utara, menyimpan sekotak porsi dari program makanan bergizi gratis untuk dibawa pulang ke rumah. (Kalimantansatu.com/Dok. Tiktok Rasni Adam)

KALIMANTANSATU.COM - Viral seorang siswa sekolah dasar (SD) di Gorontalo, Sulawesi Utara, menyimpan sekotak porsi dari program makanan bergizi gratis untuk dibawa pulang ke rumah.

Dilihat Kalimantansatu.com dari akun TikTok Rasni Adam pada Rabu (8/1/2025), momen itu direkam pada saat para siswa di SD itu mulai membuka kotak makanan untuk dinikmati.

Namun, ada satu anak yang hanya melihat isi lauk pauk yang ia dapat, lalu kembali menutup kotak makanannya.

"Silakan dimakan, kenapa tidak mau makan?" tanya orang di video tersebut.

"Mau kasih makan mama," jawab anak itu.

"Kenapa mau kasih mama?" tanya orang di video.

"Ya, di rumah tidak ada nasi," kata anak itu.

Baca Juga: Terselip Kertas Berisi Pesan Siswa SD Makassar di Tempat Makanan Program Makan Bergizi Gratis : Makasih Pak Prabowo

"Betul tidak ada nasi? Masya Allah, Tabarakallah," ucap orang di video saat mendengar jawaban anak itu.

Video tersebut memantik diskusi warganet di kolom komentar.

Beberapa di antaranya berbagi pengalaman serupa dari nenek dan kakek, orang tua hingga diri mereka sendiri saat merasakan betapa sulitnya untuk mendapatkan makanan yang layak.

"Nangis gue tiap FYP. Inget dulu berangkat sekolah sering perut kosong. Soalnya, nenek belum beli beras, terus siang hari lapar, jadi kuli jastip teman beli jajanan biar dapat jajan," komentar akun Nina.

"Makasih pak Prabowo, masih banyak orang kelaparan di luar sana, makan gratis ini sangat membantu," tulis akun Biroh.

"Dari program makan gratis secara tidak langsung kita bisa mendata orang-orang yang benar-benar tidak mampu dalam ekonomi," tambah alfaresaanggriawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X