Menurutnya, video yang viral tersebut telah menimbulkan dampak negatif terhadap citra masyarakat Palembang, seolah-olah warganya tidak tertib dan rakus.
"Kita dipermalukan. Tapi kalau aku adalah orang yang tidak paham dengan kejadian ini, aku tidak akan menyalahkan sedulur-dulur kita yang mengambil," katanya.
Herman Deru juga menegaskan bahwa nama baik Palembang tidak boleh dirusak hanya karena sebuah konten.
"Saya minta jangan rusak nama Palembang hanya karena untuk membuat konten oleh si pelaku, (Willie Salim). Justru harusnya kita angkat kebaikan-kebaikan daerah, jangan membuat konten yang merugikan nama daerah," tegasnya.
"Saya tidak rela nama Palembang dirusak-rusak hanya karena konten daging sepanci. Terlalu terhormat orang Sumatera Selatan, khususnya Palembang, hanya gara-gara daging sepanci," imbuhnya.
(*)
Artikel Terkait
Apa Rencana Patrick Kluivert Setelah Timnas Indonesia Kalah Telak dari Australia ?
Rapat Tertutup UU TNI Oleh Komisi I DPR di Hotel Mewah Terkesan Diam-diam, Ini Penjelasan Puan Maharani
Selain Tegaskan Supremasi Sipil Tak akan Terganggu karena UU TNI, DPR RI Juga Pastikan Tidak Ada Dwifungsi TNI
Begini Curhat Kevin Diks Setelah Gagal Cetak Gol Penalti di Laga Australia vs Indonesia
Timnas Indonesia Tuai Hasil Minor di Kandang Australia, Marselino Ferdinan: Terima, Kami Tetap Percaya
Timnas Indonesia Dibantai Australia, Thom Haye Sebut Sebagai Kemunduran: Jujur, Saya Sangat Kecewa
Klaim Wakil Ketua DPR RI yang Menyebut Telah Berdialog dengan Sipil Terkait UU TNI: Kami Melakukan Komunikasi Intens
Puan Maharani Ajak Masyarakat untuk Tidak Berburuk Sangka pada Pemerintah Terkait Pengesahan UU TNI di Momen Ramadan: Jangan Berprasangka Negatif
PWI Pusat Tegaskan Hendry Ch Bangun Telah Dipecat, Pengurus PWI Jabar Tetap Dipimpin Hilman Hidayat
Bikin Gaduh ! Willie Salim Mohon Maaf Terkait Hilangnya Rendang 200 Kg saat Masak Besar Setelah Pernyataan Wali Kota Palembang Viral