KALIMANTANSATU.COM, MAKASSAR - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah menguak praktik aborsi ilegal yang melibatkan empat pelaku.
Seorang dari mereka berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) di salah satu Puskesmas di Kota Makassar.
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Benny Pornika, menjelaskan bahwa empat orang telah diamankan dalam operasi ini, yakni dua pria berinisial SH dan ZR, serta dua wanita berinisial RC dan FK.
“SH yang mana diketahui adalah ASN pada salah satu Puskesmas di Kota Makassar,” ujar Benny saat konferensi pers di Makassar, Senin 26 Mei 2025.
Berdasarkan hasil penyelidikan, SH diketahui menjalankan praktik aborsi dengan mendatangi pasien secara langsung.
Bahkan, penghasilan yang diperoleh pelaku dari tiap aksi aborsi pun terbilang cukup besar.
“Dia setiap satu kali melakukan praktek ini sekitar Rp2,5 juta sampai dengan Rp5 juta,” ungkap Benny.
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Setelah mendapatkan kepastian, tim Resmob melakukan penangkapan terhadap SH di sebuah hotel di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Tak lama setelah penangkapan SH, polisi juga mengamankan tiga orang lainnya, ZR, RC dan FK, seorang mahasiswi dari perguruan tinggi negeri di Makassar.
SH mengaku telah menjalankan praktik ilegal ini sejak tahun 2015 menggunakan obat-obatan tertentu untuk menggugurkan kandungan.
Sementara RC menyebut mengenalkan SH kepada ZR dan FK untuk menjalankan aborsi pada Selasa, 20 Mei 2025, di sebuah hotel di Jalan Letjen Hertasning.
Setelah proses aborsi selesai, janin yang digugurkan oleh FK dikuburkan oleh pacarnya, ZR, di belakang rumahnya yang terletak di Jalan Talamate II, Kota Makassar.
Artikel Terkait
Dahsyat ! Ledakan Tabung Gas Pengisian Balon Terjadi di Sungai Ambawang Kubu Raya, Sulaiman Terlempar Hingga Menderita Luka Serius
Apa itu Jepin (Jendela Integrasi Pontianak) ? Kini Sudah Tampilan Baru, Apa Saja Fitur Unggulannya ?
Seskab Teddy Indra Wijaya Ungkap Presiden Prabowo Subianto Support Papua Nugini untuk Gabung ke ASEAN
Keakraban Dua Sahabat di Halaman KLCC: Momen Hangat Anwar Ibrahim dan Prabowo Subianto di KTT ASEAN
Sanksi Berat Haji Ilegal Menanti, Otoritas Keamanan Siap Kenakan Denda Uang hingga Larangan 10 Tahun ke Arab Saudi
Pengawasan Ketat ! Otoritas Arab Saudi Gunakan Drone untuk Tangkap Jemaah Calon Haji Ilegal
Suhu Wukuf di Arafah Diprediksi Capai 50 Derajat Celcius, Dirjen PHU Imbau Hal Ini ke Jemaah Calon Haji
Jelang Puncak Haji 2025, Pemerintah Klaim 95 Persen Jemaah Indonesia di Arab Saudi Sudah Terima Kartu Nusuk
Jelang Kunjungan ke Indonesia, Presiden Prancis Emmanuel Macron Viral Diduga Cekcok dengan Istrinya saat di Pesawat
Ketika Menko Airlangga Ungkap Rencana Diskon Tarif Listrik, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Mengaku Tak Tahu