viral

Kronologis Pendaki Malaysia Terpeleset di Gunung Rinjani saat Turun Melalui Jalur Danau Segara Anak, Beruntung Nyawanya Selamat

Minggu, 29 Juni 2025 | 07:17 WIB
Seorang pendaki asal Malaysia, Nazli Bin Awang Mahad terpleset di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kedalaman 200 meter pada Kamis 26 Juni 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. Istimewa)

KALIMANTANSATU.COM - Seorang pendaki asal Malaysia, Nazli Bin Awang Mahad terpeleset di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kedalaman 200 meter pada Jumat 27 Juni 2025.

Setelah dari puncak Gunung Rinjani, pria berusia 47 tahun itu tergelincir saat perjalanan turun di jalur menuju Danau Segara Anak.

Beruntung, nyawanya selamat dari insiden kecelakaan tersebut.

Kabar Warga Negara Asing (WNA) itu sempat beredar melalui pesan broadcast WhatsApp (WA) lengkap dengan potretnya terlihat bersandar pada tebing batu, Jumat 27 Juni 2025.

Tampak kepala WNA Malaysia itu berbalut perban.

Berdasarkan sumber kepolisian, Nazli Bin Awang Mahad mendaki bersama 12 orang rombongannya menuju puncak Gunung Rinjani.

Baca Juga: Hasil Autopsi Juliana Marins Keluar ! Luka Parah, Dokter Forensik Perkirakan Hanya Bertahan Hidup 20 Menit Setelah Jatuh ke Jurang Gunung Rinjani

Rombongan ini teregister legal dengan bukti tiket ERZA00MU79LJ2 menggunakan jasa TO Juan Adventure.

Mereka berangkat dari titik pintu Kandang Sapi Bawak Nao, Desa Sajang, Kecamatan Sembalun pada Kamis 26 Juni 2025.

"Korban terpeleset akibat menghindari Porter yang cukup banyak melintas di jalur itu," ujar Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman dalam keterangannya, Sabtu 28 Juni 2025.

Proses Evakuasi

Awalnya, laporan Nazli Bin Awang Mahad tergelincir sempat diterima oleh guide pada Jumat 27 Juni 2025 sekitar pukul 15.20 WITA.

Kepala Resort Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Taufikurrahman mengungkapkan, tim evakuasi langsung bergerak setelah menerima laporan.

Evakuasi berlangsung pada hari itu juga sekitar pukul 23.00 WITA.

"Korban berhasil dibawa turun dengan tandu menuju Torean oleh tim evakuasi," kata Taufikurrahman dalam keterangannya, Sabtu 28 Juni 2025 siang WITA.

Halaman:

Tags

Terkini