KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menteri UMKM Maman Abdurrahman datang ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (4/7/2025).
Hal ini menyusul beredarnya surat dinas kop Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertuliskan "Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia" sebagai bagian dari misi budaya.
Dalam surat tersebut, sejumlah Kedutaan Besar RI di Asia dan Eropa diminta untuk memberikan fasilitas pendampingan bagi istri Menteri UMKM Maman Abdurrahman, yakni Agustina Hastarini atau dikenal Tina Astari.
Maman Abdurrahman menegaskan, kedatangannya ke KPK merupakan inisiatif sendiri.
Menurut dia, aksi ini sekaligus bentuk pertanggungjawabannya sebagai Menteri UMKM.
"Ini adalah bentuk pertanggungjawaban saya kepada bangsa dan negara," ungkap Maman Abdurrahman kepada awak media.
Saat bertemu dengan salah satu deputi KPK, Maman Abdurrahman mengaku telah menyerahkan sejumlah dokumen sebagai bukti pertanggungjawaban untuk menjernihkan situasi yang heboh di publik tersebut.
"Saya hadir di sini sebagai sebuah bentuk pembelaan kehormatan kepada istri saya yang sudah direndahkan dan dilecehkan, bahkan difitnah. Bagi saya, tidak ada gunanya saya sebagai menteri ini kalau saya tidak mampu menjaga kehormatan istri saya sendiri, dan sebagai teladan bagi anak saya. Jadi, tolong sudahi polemik ini. Oke," jelasnya.
Pakai Uang Pribadi
Maman Abdurrahman menimpali, Agustina Hastarini melawat ke luar negeri untuk mendampingi anaknya ikut pertandingan misi budaya.
Agenda itu rutin digelar sekolah.
Maman Abdurrahman juga memastikan, biaya yang dikeluarkan bersumber dari uang pribadi.
"Satu rupiah pun tidak ada uang dari uang negara, satu rupiah pun tidak ada uang dari pihak lainnya," kata Maman setelah bertemu salah satu pejabat KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (4/7/2025).
Ia sudah menunjukan dokumen-dokumen pembayaran tiket langsung dari rekening pribadi istrinya ke KPK.