Sumatera Barat Masuk 10 Besar Provinsi Terbanyak Penyaluran KUR 2025, Tembus Rp6,46 Triliun untuk Pembiayaan Kredit 104.389 debitur Hingga 31 Oktober

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 14 November 2025 | 08:24 WIB
Ilustrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai satu diantara kebijakan program rakyat untuk UMKM naik kelas. (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenko Perekonomian)
Ilustrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai satu diantara kebijakan program rakyat untuk UMKM naik kelas. (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenko Perekonomian)

KALIMANTANSATU.COM - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sumatera Barat tembus Rp6,46 triliun kepada 104.389 debitur hingga 31 Oktober 2025.

Capaian ini menempatkan Sumatera Barat berada di jajaran sepuluh provinsi dengan penyaluran KUR terbesar secara nasional.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, penyaluran KUR di Sumatera Barat didominasi oleh KUR Mikro sebesar Rp4,13 triliun, diikuti oleh KUR Kecil Rp2,34 triliun, KUR Super Mikro Rp2,33 miliar, dan KUR Penempatan PMI Rp105 juta.

Di sektor ekonomi, 64% penyaluran KUR diarahkan ke sektor produksi. Sedangkan, 36% untuk sektor non-produksi.

Dari sisi wilayah, Kota Padang mencatat penyaluran tertinggi dengan nilai Rp841,89 miliar, diikuti Kabupaten Pesisir Selatan sebesar Rp828,52 miliar, dan Kabupaten Pasaman Barat sebesar Rp602,77 miliar.

Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Ingatkan HIPMI Selektif Memilih Pihak yang Ikut KUR Perumahan, Minta Pengusaha Punya Niat Tidak Baik Jangan Ikut

Sebagai informasi, secara nasional realisasi KUR hingga periode yang sama mencapai Rp228,05 triliun atau 80,17% dari target plafon nasional tahun 2025 sebesar Rp284,47 triliun.

“Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan penyaluran KUR secara nasional, serta memastikan agar pelaksanaan program ini berjalan tepat sasaran dan berkualitas. Untuk itu, koordinasi dengan berbagai Kementerian/Lembaga dan Penyalur KUR senantiasa kami perkuat, termasuk di wilayah Sumatera Barat,” ungkap Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kinerja KUR di Sumatera Barat, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan monitoring dan evaluasi kinerja KUR di Provinsi Sumatera Barat tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah untuk mempercepat penyaluran KUR dan memastikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha tetap terjaga hingga akhir tahun 2025.

Kegiatan itu juga merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Komite IV DPD RI bersama Menteri Keuangan pada 3 November 2025 yang secara khusus menyoroti pentingnya percepatan penyaluran KUR di wilayah Sumatera Barat.

Baca Juga: Sering Digunakan ! Cek 23 Daftar Produk Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya dan Dilarang Berdasarkan Pengawasan BPOM, Ada Produk PINKFLASH dan SALSA

Dari hasil koordinasi dengan enam penyalur KUR terbesar di daerah ini yaitu Bank Nagari, BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BSI dipastikan bahwa kuota KUR di Sumatera Barat masih mencukupi dan dapat diakses oleh masyarakat hingga akhir tahun 2025.

Kepastian ini menunjukkan bahwa komitmen Pemerintah dan Penyalur KUR untuk menjaga ketersediaan pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM terus dijalankan secara konsisten.

Melalui kegiatan evaluasi ini, Pemerintah berharap penyaluran KUR di Sumatera Barat tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga semakin berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X