Sinergitas Pemkab Pulau Taliabu dan ICCN untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekosistem Kota/Kabupaten Kreatif

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 10 April 2026 | 10:35 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu melakukan langkah strategis dengan menggandeng Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk mengakselerasi potensi ekonomi daerah. (Kalimantansatu.com/Dok. ICCN)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu melakukan langkah strategis dengan menggandeng Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk mengakselerasi potensi ekonomi daerah. (Kalimantansatu.com/Dok. ICCN)

KALIMANTANSATU.COM, ​JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu melakukan langkah strategis dengan menggandeng Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk mengakselerasi potensi ekonomi daerah.

Pertemuan formal yang berlangsung di Kantor PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Injourney), Jakarta pada Rabu 8 April 2026 ini menjadi titik awal pembahasan Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus diskusi mendalam mengenai transformasi Taliabu menjadi kota kreatif yang mandiri.

Turut hadir dalam kegiatan: Sekretaris Eksekutif Mario Devys, Bendahara Andre Dubari, Executive committee Dwinita Larasati dan Dimas, Deputi 1 Aldi Abidin, Deputi 2 Zandry Aldrin, Direktur Ekosistem Kreatif Abi Sutanrai, Direktur Kemitraan Andi Suhud, Korda Jakarta Furqon Abdul, Wakil Sekretaris Korda Maluku Utara Muh Arbi Hardin. Dari pihak Pemerintah Kabupaten Taliabu, hadir mendampingi Bupati yakni para Kepala Bappeda dan Kepala Dinas terkait serta perwakilan Jejaring ICCN Maluku Utara.

Baca Juga: Buku Digital Retrospektif Kota Kreatif Diluncurkan ICCN, Merekam Perjalanan Kota-Kabupaten Kreatif Indonesia

Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, memaparkan tantangan besar yang dihadapi wilayahnya, mulai dari keterbatasan fiskal hingga ketergantungan pada kebijakan pusat di sektor pertambangan.

Dengan luas wilayah yang menyamai Kabupaten Bogor namun memiliki populasi 66.000 jiwa, Taliabu membutuhkan inovasi untuk keluar dari ketergantungan APBD.

Bupati menekankan bahwa meskipun program kemandirian desa telah berjalan sepenuhnya, produk yang dihasilkan masih bersifat generik dan belum memiliki daya saing unggulan.

"Oleh karena itu, kehadiran ICCN diharapkan mampu menjadi kompas dalam memetakan potensi ekonomi lokal dan melahirkan Local Champion yang dapat menggerakkan roda ekonomi warga," katanya.

Baca Juga: Sorotan Bank Dunia ! Danantara Dianggap Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2027

Merespons paparan tersebut, Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki Satari, menegaskan komitmen jejaringnya untuk menyusun pola kerja sama strategis yang spesifik bagi karakteristik Taliabu.

"ICCN berencana mengawali langkah ini dengan menggelar kompetisi konten digital dalam waktu dekat sebagai sarana untuk membangun optimisme publik sekaligus mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional," jelasnya.

Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat narasi positif Kabupaten Taliabu di mata investor maupun mitra strategis lainnya.

Diskusi yang melibatkan jajaran Deputi dan Dewan Eksekutif ICCN ini juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara kekayaan sumber daya alam dengan penguatan rantai produksi dan distribusi.

Penguatan kualitas SDM menjadi fokus utama agar Taliabu sejalan dengan kebijakan nasional yang kini mulai memberikan perhatian besar pada pengembangan Second Cities.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X