Bergeliat, Objek Wisata Patai Suku Hawa atau Pasuha Mencoba Bangkit Usai Diterpa Badai Covid-19

photo author
Patriano Jaya Maleh, Kalimantan Satu
- Senin, 6 Juni 2022 | 20:05 WIB
Objek wisata Pasuha, Patai Suku Hawa sempat masuk 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 (Instagram @e.borneoland)
Objek wisata Pasuha, Patai Suku Hawa sempat masuk 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 (Instagram @e.borneoland)

Sebelum pandemi Covid-19 melanda pada 2020, berbagai event baik agenda tahunan dan bulanan sering dilaksanakan di lokasi wisata Pasuha ini.

Baca Juga: Lulusan SMA dan SMA, Berikut Bocoran Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar SKD untuk Sekolah Kedinasan

Kunjungan pada Januari hingga Februari 2020 mencapai 11.700 pengunjung atau rata rata 200 orang per hari.

Kini setelah usai pandemi objek wisata ini kembali bergeliat dan menawarkan pesonanya untuk bangkit dari keterpurukan serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

"Kurang banyak fasilitas dan daya tarik sih, coba lah ditambahin dana buat yah seenggaknya lebih nyamankan pengunjung, tapi sudah oke, semoga kedepan makin bagus." tulis Maulana Ihsan dalam reviewnya sekitar awal bulan mei 2022.

Baca Juga: Usulan Kenaikan Pangkat Bagi Pegawai Negeri Sipil Akan Segera Dimulai, Simak Kapan Dibukanya disini

"Karena disana sangat panas, saya sarankan unk membawa topi, juga cemilan serta air yang cukup, unk wc belum ada ya disana, walau maps bilang wisata tutup, tapi masih bisa kok, akses ke pulau naik perahu ya, Estimasi biaya 100rb 1 perahu," jelas Yumi Liani dalam reviewnya 9 bulan lalu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patriano Jaya Maleh

Sumber: jadesta.kemenparekraf.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X