edukasi

Waduh, SMK dan Pendidikan Vokasi Terancam ! Anggaran yang Kena Efisiensi Pangkas Berbagai Pelatihan Penting, Ini Daftar Item yang Terpotong Fren

Senin, 17 Februari 2025 | 16:43 WIB
Ilustrasi uang Rupiah (Kalimantansatu.com/Pixabay IqbalStock)

Sebagai langkah alternatif, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk memfasilitasi pelatihan bagi guru dan siswa SMK di Balai Latihan Kerja (BLK).

"Untuk vokasi kami sampaikan bahwa kami sudah ada pembicaraan dengan Menteri Tenaga Kerja untuk nanti pelatihan-pelatihan guru SMK itu diselenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kementerian Tenaga Kerja," jelas Mu'ti.

Siswa SMK yang mengikuti pelatihan di BLK

Kemnaker nantinya akan memperoleh sertifikat yang bisa dijadikan modal dalam mencari pekerjaan.

"Dalam pelatihan itu nanti para siswa SMK bisa mendapatkan sertifikat yang memungkinkan mereka untuk dapat bekerja di sektor-sektor industri sesuai dengan sertifikat yang mereka ikuti (miliki)," pungkas Mu'ti.

Upaya Mengatasi Dampak Efisiensi

Untuk mengatasi dampak efisiensi anggaran, Kemendikdasmen merancang beberapa langkah mitigasi, antara lain:

  • Mengubah skema pelaksanaan kegiatan menjadi daring.
  • Mengusulkan pembukaan blokir atau penambahan anggaran untuk program prioritas agar target tetap tercapai.
  • Mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp19,7 triliun.
  • Mengusulkan pembiayaan revitalisasi satuan pendidikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum.
  • Menyesuaikan mekanisme kerja pegawai guna meningkatkan efisiensi.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini