Gubernur BI menyebut, ekspor pada sektor-sektor itu menjadi salah satu motor penggerak utama dalam menjaga neraca perdagangan tetap positif.
Selain ekspor, belanja pemerintah yang sempat mencatat pertumbuhan negatif pada kuartal II 2025 diperkirakan akan kembali meningkat. Peningkatan belanja ini diharapkan dapat mendorong permintaan domestik.
Kinerja investasi juga dinilai akan terus menguat. Perry menilai sektor transportasi, pergudangan, hingga industri alat pertanian dan proyek strategis nasional akan menjadi magnet utama bagi investor.
(*)
Artikel Terkait
Apa Perbedaan Emas dan Bitcoin ? Mari Kita Bedah Fren, Dari Nilai Intrinsik hingga Regulasinya
Kacau Nih ! Petani Tebu Ngeluh ke DPR : Stok Gula 100 Ribu Ton Mandek, Impor Dinilai Serampangan
Wamenaker Immanuel Ebenezer Kena OTT KPK, Istana Bilang Korupsi Seperti Penyakit Stadium 4
3 Kontroversi Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Ditangkap OTT KPK, dari Janji Palsu ke Buruh Sritex hingga Pernah Dipolisikan Alumni 212
Apa Beda Deodorant dan Antiperspirant ? Sama-sama Digunakan pada Ketiak, Kenali Fungsi Utamanya agar Tak Salah Pilih Fren
5 Rekomendasi Mobil Matic Bekas Harga di Bawah Rp100 Juta yang Nyaman dan Praktis untuk Aktivitas Harian
Potensi Hilirisasi Kelapa Bisa Tembus Rp2.600 Triliun, Mentan Amran Sulaiman Dorong UMKM Bangun Pabrik
QRIS Segera Bisa Dipakai di China pada Akhir 2025, Bank Indonesia Sebut Berlaku Dua Arah Inbound-Outbound
Waduh ! Walaupun Rangkap Jabatan Komisaris PT Pupuk Indonesia, Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap OTT KPK Dugaan Pemerasan Sertifikat K3
Apa Kabar IKN Sekarang ? China Buka Peluang Bawa Investor untuk Bangun Infrastruktur dan Perumahan