Kemenperin menekankan, pemerintah sebenarnya telah memberikan berbagai instrumen perlindungan. Di antaranya, yakni BMAD Polyester Staple Fiber (PSF) hingga 2027, BMAD Spin Drawn Yarn (SDY) sampai 2025, serta Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) untuk benang serat sintetis hingga 2026 dan kain sampai 2027.
Diberitakan sebelumnya, KADI sempat mengusulkan pengenaan BMAD dalam rentang 5,12 hingga 42,3 persen terhadap benang filamen tertentu. Namun, usulan tersebut akhirnya ditolak oleh Menteri Perdagangan, Budi Santoso.
Penolakan itu didasarkan pada masukan berbagai pihak, termasuk Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, Kemenperin, hingga Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).
(*)
Artikel Terkait
Kesan Mendalam untuk Guru dari Program Sekolah Rakyat Era Presiden Prabowo Subianto, Menjadi Motivasi Perjuangkan Pendidikan
Sudah Realisasikan 100 Sekolah Rakyat Hanya dalam 5 Bulan, Presiden Prabowo Subianto : Di Luar Dugaan, Tahun Depan 200 Sekolah dan Seterusnya
Presiden Prabowo Subianto Harap Lulusan Sekolah Rakyat bisa Angkat Keluarga Keluar dari Kemiskinan
Permintaan Presiden Prabowo Subianto ke Guru Sekolah Rakyat, Siapkan Generasi untuk Putus Kemiskinan
Pesan Haru Siswi Sekolah Rakyat NTT Sebut Presiden Prabowo Subianto, Sofia : 'Seperti Orang tua yang Sudah Angkat Saya dari Tempat Gelap ke Terang'
Dibesarkan Tanpa Ayah, Sekolah Rakyat Bikin Nyala Api Harapan Andra Terus Berkobar untuk Mengubah Garis Kehidupan Keluarga
Danantara Indonesia dan IFG Gelar Corporate Communication Gathering untuk Perkuat Kolaborasi Komunikasi dan Stakeholder Management
20 Ide Bisnis Online yang Menjanjikan untuk Dapat Uang ! Manfaatkan Keahlian, Bisa Bekerja dari Mana Saja dan Kamu Bos-nya
21 Ide Bisnis Online Menjanjikan untuk Pemula ! Bisa Menjadi Cara Menghasilkan Uang untuk Keluarga Sob
5 Strategi Penjualan Bisnis Online untuk Pemula ! Bingung Cara Memulai Bisnis Online Sob ?