4 Pesan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk Gen Z Indonesia ! Satu Diantaranya Jangan FOMO alias Fear of Missing Out

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 17 September 2025 | 19:21 WIB
Potret Purbaya Yudhi Sadewa (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @pyudhisadewa)
Potret Purbaya Yudhi Sadewa (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @pyudhisadewa)

"Contohnya di Amerika Serikat yang pernah terjadi (krisis) di 2008, itu sebenarnya kan karena (warganya) mengutang tapi tidak punya uang, seperti paylater," sebut Purbaya.

"Itu mulanya hutangnya dihimpun seperti kelihatan bagus, tapi kan akhirnya (keuangan warga) runtuh," sambungnya.

Pria kelahiran Bogor itu lantas mengingatkan, para generasi muda perlu waspada dalam penggunaan paylater dalam penerapan keuangan mereka.

Baca Juga: Sosok Djamari Chaniago Menko Polkam Baru Pengganti Budi Gunawan, Jejak Karier Militernya Sempat Berpangkat Jenderal Bintang Tiga TNI AD

"Mungkin pada awalnya meminjam seperti di pay later itu tidak terasa, tapi suatu saat tidak bayar. Kalau banyak (warga) ramai-ramai tidak bayar bagaimana? sistem ekonomi (negara) akan terguncang," terang Purbaya.

"Jadi, teman-teman generasi muda harus mengerti juga bahwa pay later bagus dalam keadaan tertentu, kalau kepepet tidak masalah," tambahnya.

4. Jangan Lebih Besar Pasak daripada Tiang

Terkait pengelolaan finansial bagi Gen Z, Menkeu Purbaya menyebut kebiasaan berhutang akan membuat seseorang menjadi terlena.

"Kalau tidak perlu banget, sebaiknya tidak usah untuk flexing (pamer harta), karena Anda seperti ngutang, sama saja dipaksa berhutang dan akhirnya terlena," paparnya dalam wawancara di siniar YouTube yang sama.

Pria yang kini menjabat sebagai Menkeu RI itu lalu mengungkapkan prinsip dasar pengelolaan uang yang diterapkan olehnya hingga hari ini.

"Jadi kalau saya patokannya adalah, kalau tidak punya duit, tidak usah bayar," tegas Purbaya.

Pria berusia 61 tahun itu lantas melontarkan pepatah "Jangan Lebih Besar Pasak daripada Tiang".

Baca Juga: DPR Cecar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soal Target Ekonomi RI Tumbuh 7 Persen, Masih Banyak Warga yang Terdampak PHK

Hal itu berarti pengeluaran seseorang lebih besar daripada penghasilan yang dimilikinya, menunjukkan perilaku boros dan gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial.

"Terlebih kalau kita tidak punya dana darurat ke depan, tidak usah ngutang dulu. Kecuali Anda yakin, pendapatan dalam sebulan, baru bisa cicil," tegas Purbaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X