Indeks Kepercayaan Industri 2026 Meningkat pada Januari ! Menjadi Capaian Tertinggi Sejak IKI Pertama Kali Diluncurkan November 2022, Ini Rinciannya

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:34 WIB
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief dalam rilis IKI Januari 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Kementerian Perindustrian)
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief dalam rilis IKI Januari 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Kementerian Perindustrian)

Subsektor yang berada pada fase ekspansi tersebut memberikan kontribusi sebesar 94,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Industri Pengolahan Nonmigas.

“Kami menilai peningkatan IKI terjadi karena pelaku industri mulai mengintensifkan kegiatan produksi untuk merespons dan memenuhi peningkatan permintaan menjelang bulan Ramadan, Hari Raya Idulfitri, serta hari raya keagamaan lainnya,” jelasnya.

Dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi diantaranya Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer serta Industri Mesin dan Perlengkapan.

“Kenaikan angka IKI pada subsektor ini juga dipengaruhi oleh respons positif pelaku industri terhadap surat Menteri Perindustrian kepada Menteri Keuangan. Meskipun demikian, usulan tersebut masih dalam proses pembahasan antara Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan,” ungkap Jubir Kemenperin.

Sementara itu, subsektor yang masih mengalami kontraksi meliputi Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki, Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus, serta Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik.

Kontraksi pada subsektor tersebut antara lain dipengaruhi oleh pelemahan permintaan ekspor, faktor musiman, serta dampak kondisi geopolitik global.

Baca Juga: Diskusi ISI : Bedah Konsep Strategis Amerika Serikat di Era Trump dan Dampaknya terhadap Keamanan Indo-Pasifik, Uji Peran Indonesia

Berdasarkan komponen penyusunnya, seluruh variabel IKI pada Januari 2026 berada di zona ekspansi.

Indeks pesanan tercatat sebesar 55,27, meningkat 2,51 poin, indeks produksi melonjak ke level 54,86 atau naik 6,45 poin setelah mengalami kontraksi selama tujuh bulan berturut-turut.

Sementara itu, indeks persediaan berada pada level 50,14, meskipun mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Kembalinya variabel produksi ke zona ekspansi disebabkan karena industri sedang intensif memproduksi barang untuk memenuhi peningkatan demand hari besar keagamaan pada bulan Februari dan Maret 2026,” katanya.

Dari sisi pelaku usaha, survei IKI menunjukkan kegiatan usaha secara umum masih tergolong baik.

Sebanyak 78,5 persen responden menyatakan kegiatan usahanya membaik dan stabil, meningkat dibandingkan Desember 2025.

Tingkat optimisme pelaku industri juga mengalami perbaikan menjadi 72,5 persen, sementara tingkat pesimisme menurun menjadi 4,5 persen.

IKI yang berorientasi pasar ekspor pada Januari 2026 tercatat sebesar 54,62, meningkat 2,26 poin dibandingkan bulan Desember 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X