ekonomi-bisnis

Stok BBM SPBU Swasta Masih Kosong Hingga Muncul Tudingan Monopoli Pertamina, Pihak Pemerintah Malah Bilang Tambah Kuota Impor

Rabu, 17 September 2025 | 18:50 WIB
Shell Indonesia, salah satu SPBU swasta yang masih merasakan kekosongan stok BBM. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @shell_indonesia)

KALIMANTANSATU.COM - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta seperti SPBU Shell dan BP-AKR masih menjerit soal kekosongan pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Terpantau SPBU Shell masih memberikan informasi bahwa ketersediaan BBM di beberapa stasiunnya masih kosong.

“Shell Indonesia menginformasikan bahwa produk bensin Shell tidak tersedia di beberapa jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan,” demikian isi keterangan dalam laman resmi Shell Indonesia yang dilihat pada hari ini, Rabu, 17 September 2025.

Baca Juga: Sosok Djamari Chaniago Menko Polkam Baru Pengganti Budi Gunawan, Jejak Karier Militernya Sempat Berpangkat Jenderal Bintang Tiga TNI AD

SPBU swasta dengan logo kerang itu menyatakan hanya bisa melayani BBM Shell V-Power Diesel.

Bahlil: Pemerintah Menambah Kuota Impor SPBU Swasta 10 Persen

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun sempat buka suara menanggapi keluhan kekosongan stok di SPBU swasta.

“Saya ingin mengatakan bahwa semua perusahaan swasta dalam mendapatkan kuota impor, jumlahnya sama dengan 2024 ditambah dengan 10 persen,” ujar Bahlil di kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada 29 Agustus 2025 lalu.

“Jadi contoh kalau di 2024 perusahaan A mendapat 100 juta kiloliter, maka di 2025 dia mendapat 110 juta kiloliter,” terangnya.

Menurut Bahlil, jika masih ada kekurangan stok di SPBU swasta, disarankan untuk membeli BBM dari PT Kilang Pertamina Internasional.

Baca Juga: Program Paket Ekonomi 2025 Resmi Diluncurkan Menko Airlangga Hartarto ! Ada Kabar Baik untuk Para Pekerja Sektor Ini Hingga UMKM

“Nah, kalau ada yang masih kurang ya silakan beli juga di Pertamina, kan Pertamina juga barangnya ada di kilangnya, habiskan dulu stoknya,” kata Ketum Partai Golkar itu.

Ia mengingatkan bahwa ada tugas untuk menjaga neraca komoditas, sehingga diupayakan untuk mengurangi impor dibanding menambah impor.

Dengan adanya kuota impor lebih banyak dari tahun sebelumnya, Bahlil menyatakan bahwa sebenarnya pun tak terjadi kelangkaan.

Pasalnya, SPBU swasta juga telah diizinkan untuk membeli produk BBM dari Pertamina.

Halaman:

Tags

Terkini