ekonomi-bisnis

Lagi Matangkan Skema Instensif Menarik bagi Pemilik Simpanan Dollar di Dalam Negeri, Begini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Minggu, 21 September 2025 | 20:04 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @menkeuri)

KALIMANTANSATU.COM - Pemerintah Republik Indonesia (RI) lagi mematangkan skema berbasis pasar (market based) yang memberikan insentif menarik bagi pemilik dana agar lebih memilih menempatkan simpanan dollar mereka di dalam negeri.

Rencana itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seusai diterima oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Purbaya bilang, kebijakan ini dirancang agar dapat segera diimplementasikan dalam waktu singkat.

Baca Juga: Kebijakan Suntikan Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara Diwanti-wanti KPK Soal Kredit Fiktif, Apa Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ?

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap cadangan devisa nasional semakin kuat, suplai dollar di perbankan meningkat, serta kebutuhan pembiayaan proyek-proyek strategis pemerintah dapat lebih mudah terpenuhi.

“Rencana bagaimana menarik uang-uang dolar yang orang Indonesia suka taruh di luar balik ke sini. Tadi masih belum matang, masih kita matangkan lagi. Tapi kalau saya lihat rencananya cukup bagus sekali,” ujar Menkeu Purbaya dalam keterangan tertulisnya.

Purbaya menambahkan, aliran dana valas ke luar negeri yang selama ini rutin dilakukan oleh sebagian Warga Negara Indonesia (WNI) diharapkan dapat ditekan.

Dengan adanya insentif yang menarik, pemilik dana diyakini akan lebih memilih menempatkan dananya di dalam negeri sehingga memperkuat cadangan devisa sekaligus menambah likuiditas dollar di sistem perbankan nasional.

Baca Juga: 'Peringatan' Purbaya Yudhi Sadewa ke Kementerian/Lembaga Hingga Akhir Oktober 2025 ! Penyerapan Anggaran Tidak Maksimal Bakal Dialihkan ke Bansos

Selain itu, Menkeu juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan arus masuk devisa agar tidak kembali mengalir ke luar negeri.

Dengan demikian, cadangan devisa akan semakin terjaga, pasokan dollar bagi perbankan domestik meningkat, serta kebutuhan pembiayaan dalam valuta asing dapat dipenuhi dari dalam negeri dengan biaya yang kompetitif.

(*)

Tags

Terkini