Melalui rangkaian seminar, inspiration talk, breakout sessions, dan peluncuran Youth Shariapreneur Innovation Competition (YSIC), forum ini diharapkan dapat memberikan 3 manfaat.
Pertama, meningkatkan literasi dan keterampilan kewirausahaan syariah, termasuk digital marketing, penggunaan Artificial Intelligence (AI), dan pengelolaan keuangan berkelanjutan.
Kedua, memperluas akses jejaring dan kolaborasi dengan mentor, investor, dan pelaku industri halal nasional.
Ketiga, mendukung inovasi industri kreatif muda, melalui peluncuran Blueprint HIPMI Syariah dan Kick-off YSIC yang menghubungkan pelaku usaha muda dengan pembiayaan dan pendampingan bisnis berbasis syariah.
Inisiatif seperti YSIC juga diharapkan mampu memperluas rantai nilai halal di sektor pangan, fesyen, pariwisata, serta keuangan sosial syariah, sejalan dengan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi erat BI bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), HIPMI Syariah, dan Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), serta didukung oleh Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), kementerian/lembaga, dan pelaku industri halal nasional.
Sebagai rangkaian kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025, forum ini menjadi wadah bagi lebih dari 1.800 generasi muda dan pengusaha muda untuk memperkuat peran kewirausahaan berbasis prinsip syariah dalam mendorong ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
(*)