KALIMANTANSATU.COM - Sampai dengan 30 September 2025, total biaya eksplorasi preliminary unaudited PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencapai Rp176,95 miliar dengan fokus pada komoditas emas, nikel dan bauksit.
Hal ini termuat dalam laporan eksplorasi untuk periode laporan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melalui laporan tersebut, Corporate Secretary ANTM Wisnu Danandi Haryanto menerangkan, sampai dengan 30 September 2025, kegiatan eksplorasi emas ANTAM dilaksanakan di Pongkor, Jawa Barat.
"Di wilayah Pongkor, kegiatan yang dilakukan berfokus pada kegiatan pengeboran yang terdiri dari in mine drilling (underground) dan deep drilling (surface)," ungkapnya berdasarkan laporan.
Lanjut dia, eksplorasi nikel ANTAM sampai dengan 30 September 2025 dilakukan di daerah Konawe Utara dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara.
Selain itu, kegiatan eksplorasi juga dilaksanakan pada IUP Entitas Anak ANTAM yaitu PT Sumberdaya Arindo (PT SDA) di Buli, Maluku Utara.
Di daerah Konawe Utara, kegiatan yang dilakukan antara lain pemetaan geologi, percontohan core, logging core, pengukuran grid & reukur, pemasangan patok predrill dan postdrill, pengukuran resistivitas, pengeboran single tube, preparasi, analisis laboratorium, dan kegiatan support.
"Di daerah Pomalaa, kegiatan yang dilakukan antara lain pemetaan geologi, percontoan core, logging core, pengukuran grid & reukur, pemasangan patok ukur, pengeboran single tube, serta kegiatan preparasi dan laboratorium," jelasnya.
Sedangkan, kegiatan eksplorasi di daerah Buli oleh PT SDA antara lain meliputi kegiatan logging core, pengukuran dan pemasangan patok Benchmark (BM), pemasangan patok ukur, reukur, dan pengeboran.
Sementara untuk eksplorasi bauksit ANTAM sampai dengan 30 September 2025 dilakukan di daerah Tayan, Landak dan Mempawah, Toho, Kalimantan Barat.
Di daerah Tayan tersebut, kegiatan yang dilakukan yaitu penggalian test pit, pengukuran dan pemasangan patok BM, pengukuran lintasan grid test pit, dan pembuatan sumur uji.
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Superior Prima Sukses (BLES) Meraih Top Corporate Award 2025 dari Tras n Co Indonesia dan Info Brand
Kabar Saham Hari Ini : Rampung Gelar Public Expose, Repower Asia Indonesia (REAL) Ungkap Strategi Capai Target Kinerja Akhir Tahun 2025 dan Hambatan
Kabar Saham Hari Ini : PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI) Akusisi 9.000 Saham dalam GDI, Apa Tujuan Anak Usaha Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ?
Kabar Saham Hari Ini : Tri Wahyuni Mundur dari Direktur Duta Pertiwi Nusantara (DPNS)
Kabar Saham Hari Ini : Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) Dapat 4 Perkara PKPU dari Sejumlah Perusahaan, Teregister di PN Jakarta Pusat
Kabar Saham Hari Ini : Soho Global Health Dapat Fasilitas Pinjaman dari Bank HSBC Indonesia Maksimum Rp350 M, 2 Anak Perusahaan Bakal Kecipratan
Kabar Saham Hari Ini : Dicecar BEI, Manajemen Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Ngaku Punya Lahan Kelapa Sawit di Dalam Kawasan Hutan Tanpa Perizinan
Kabar Saham Hari Ini : Geoprima Solusi Bakal Punya Pengendali Baru ! 45,45% Saham GPSO yang Dimiliki Karnadi Margaka Akan Diakuisisi PIMSF Pulogadung
Kabar Saham Hari Ini : ADCP Grand Opening Stay-G di Kawasan LRT CITY Sentul, Apa itu ?
5 Daftar Saham Dalam Pemantauan Khusus BEI Berlaku 13 Oktober 2025 ! Salah Satunya PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST)