KALIMANTANSATU.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai ndustri otomotif memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi nasional melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan peran lainnya yang menghasilkan multiplier effect yang luas.
Namun, tren pertumbuhan industri otomotif menunjukkan pola yang cukup fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir.
Di tengah dinamika pertumbuhan domestik yang fluktuatif, posisi Indonesia dalam lanskap industri otomotif global justru menunjukkan tren semakin menguat.
"Indonesia menegaskan posisinya sebagai pemain strategis dalam industri otomotif global dengan masuk dalam jajaran 15 besar produsen kendaraan dunia, berkompetisi dengan negara-negara yang telah lama mendominasi industri otomotif global pada tahun 2024," dikutip Kalimantansatu.com dari Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) Triwulan II-2025 yang dirilis OJK, Senin (13/10/2025).
Sinergitas yang solid antara industri otomotif, lembaga keuangan, dan pemerintah dapat mengubah arah masa depan industri otomotif Indonesia dari tantangan menjadi peluang pertumbuhan.
Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) Triwulan II-2025 lebih lengkap dapat dilihat melalui tautan berikut ini : (https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/data-dan-statistik/laporan-profil-industri-perbankan/Default.aspx).
(*)