ekonomi-bisnis

Rilis LSPI Triwulan II-2025, OJK Sebut Indonesia Masuk Daftar 15 Besar Produsen Kendaraan Dunia Sebagai Pemain Strategis Industri Otomotif Global

Senin, 13 Oktober 2025 | 08:04 WIB
Logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai ndustri otomotif memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi nasional melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan peran lainnya yang menghasilkan multiplier effect yang luas.

Namun, tren pertumbuhan industri otomotif menunjukkan pola yang cukup fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir.

Di tengah dinamika pertumbuhan domestik yang fluktuatif, posisi Indonesia dalam lanskap industri otomotif global justru menunjukkan tren semakin menguat.

Baca Juga: Targetkan Kunjungan Wisatawan Tembus 14-16 Juta Tahun 2025, Intip Kebijakan Strategis Menko Airlangga Hartarto untuk Memperkuat Pariwisata Nasional

"Indonesia menegaskan posisinya sebagai pemain strategis dalam industri otomotif global dengan masuk dalam jajaran 15 besar produsen kendaraan dunia, berkompetisi dengan negara-negara yang telah lama mendominasi industri otomotif global pada tahun 2024," dikutip Kalimantansatu.com dari Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) Triwulan II-2025 yang dirilis OJK, Senin (13/10/2025).

Sinergitas yang solid antara industri otomotif, lembaga keuangan, dan pemerintah dapat mengubah arah masa depan industri otomotif Indonesia dari tantangan menjadi peluang pertumbuhan.

Laporan Surveillance Perbankan Indonesia (LSPI) Triwulan II-2025 lebih lengkap dapat dilihat melalui tautan berikut ini : (https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/data-dan-statistik/laporan-profil-industri-perbankan/Default.aspx).

(*)

Tags

Terkini