ekonomi-bisnis

Menkeu Purbaya Bertemu Wapres Gibran Rakabuming Raka, Bahas Apa Saja ?

Jumat, 17 Oktober 2025 | 20:28 WIB
Potret Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Kalimantansatu.com/Instagram @menkeuri)

KALIMANTANSATU.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jumat (17/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menkeu Purbaya membeberkan ada beberapa hal yang dibahas oleh keduanya, terlebih tentang permasalahan transfer ke daerah (TKD).

Selain itu, Purbaya juga mengungkapkan ada pesan khusus dari Gibran terkait gaya komunikasi politiknya yang selama ini turut jadi sorotan.

Menkeu Purbaya Sebut Wapres Gibran Terima Curhatan Kepala Daerah

Purbaya menekan bahwa Gibran banyak menerima keluhan dari kepala daerah karena anggaran TKD yang dipotong oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Baca Juga: Dana MBG Tidak Terserap Bakal Ditarik Menkeu Purbaya, BGN Jamin Rp71 Triliun Habis di Akhir 2025. Apakah Bisa ?

“Pak Wapres, biasa, diskusi tentang masalah kondisi ekonomi secara umum. Dia kan baru dari daerah, dia menyuarakan keresahan dari pemimpin-pemimpin daerah yang anggarannya dipotong,” ujar Purbaya kepada wartawan dalam media briefing di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat pada Jumat, 17 Oktober 2025.

“Jadi sama yang suaranya dengan gubernur yang ke sini kemarin, apa langkah kita ke depan memitigasi itu?” imbuhnya.

Purbaya lantas mengatakan bahwa dirinya hanya bisa menyarankan kepada Pemda untuk merapikan belanja daerah di triwulan I tahun 2026.

Penyerapan juga akan dilihat apakah ada bocoran atau tidak dan pada triwulan ketiga akan dihitung ulang.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Beri Sinyal Turunkan PPN pada 2026, Ketahui 3 Fakta di Balik Peluang itu dan Rumitnya Skema Tarif Efektif 11 Persen

Tetap Perhatikan Stabilitas Nasional, Minta Daerah Tak Terlalu Cemas

Menurut Purbaya, saat ekonomi berjalan dengan baik, akan dilihat income yang diterima dan akan memperhitungkan berapa banyak bagian untuk daerah.

“Kira-kira begitu, jadi daerah jangan terlalu cemas. Kami juga memikirkan stabilitas nasional,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini