ekonomi-bisnis

Eratkan Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Butuh Mitra untuk Industrialisasi

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:55 WIB
Dalam Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce di Washington DC pada Rabu (18/2/2026) waktu setempat, Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk mempererat kerja sama dengan AS. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

Stabilitas negara terjaga. Karena itu, Indonesia adalah tujuan investasi yang menarik bagi para investor asing.

"Foreign Direct Investment (FDI) sangat baik. Tahun lalu mencapai USD 53 miliar. Ini mencerminkan kepercayaan terhadap ekonomi kita, ukuran pasar kita, potensi pertumbuhan, stabilitas politik, dan arah kebijakan kita," ucapnya.

Baca Juga: IFG Gandeng Financial Services Development Council Hong Kong Perkuat Tata Kelola Investasi Lewat Sosialisasi Asset Liability Management

Diakui Prabowo, terdapat berbagai persoalan yang perlu diatasi oleh pemerintahannya.

Di antaranya korupsi, penyelundupan, aktivitas ekonomi ilegal. Saat ini pemerintah sedang berupaya memberantas hal-hal tersebut.

"Saya memilih menghadapi masalah ini secara langsung," tegasnya.

Ia menyampaikan harapannya agar kerja sama Indonesia dan AS semakin kuat ke depan dan dapat menciptakan kemakmuran bersama.

"Kami ingin Amerika Serikat menjadi mitra strategis jangka panjang. Saya menutup dengan harapan bahwa hubungan Indonesia dan Amerika Serikat akan terus berkembang. Mari kita sejahtera bersama. Win-win. Semua pihak mendapat manfaat," tutupnya.

(*)

Halaman:

Tags

Terkini