KALIMANTANSATU.COM - Indonesia Financial Group (IFG) menyelenggarakan sharing session bertema “Bridging Financial Centres: Pathways in Insurance and Capital Markets” sebagai bagian dari penguatan tata kelola pengelolaan aset dan kewajiban (Asset Liability Management/ALM).
Kegiatan ini menghadirkan Executive Director dari Financial Services Development Council, Rocky Tung, serta diikuti oleh perwakilan IFG dan anggota holding.
Forum ini menempatkan ALM sebagai fondasi utama keberlanjutan industri asuransi dan dana pensiun.
Melalui pendekatan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action), ALM mencakup proses pengumpulan data, analisis, pelaporan, hingga penetapan strategi pengelolaan aset dan kewajiban.
Tujuan akhirnya adalah mengeliminasi risiko, memperkuat tata kelola investasi, serta memastikan perlindungan optimal terhadap dana nasabah yang dikelola.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi industri asuransi dan dana pensiun di Indonesia banyak berakar pada praktik pengelolaan aset dan liabilitas yang kurang prudent.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian antara kewajiban perusahaan dan ketersediaan aset, yang pada akhirnya berdampak pada kemampuan pemenuhan janji kepada pemegang polis.
“Prioritas utama perusahaan yang bergerak di asuransi dan dana pensiun adalah memastikan dana nasabah pemegang polis harus aman. Pengelolaan aset dan liabilitas yang disiplin menjadi kunci menjaga tingkat kesehatan perusahaan serta keberlanjutan industri,” ujar Denny.
Ia menambahkan, praktik ALM yang tidak prudent dapat berdampak pada defisit tingkat kesehatan perusahaan asuransi maupun dana pensiun.
Oleh karena itu, penerapan Liability Driven Investment (LDI) menjadi elemen penting dalam optimalisasi ALM.
Pendekatan ini menyesuaikan strategi investasi dengan profil liabilitas dalam kerangka risk appetite yang telah ditetapkan, guna meminimalkan potensi mismatch aset-liabilitas.
Framework LDI umumnya mencakup tiga komponen utama, yakni Liability Profile Analysis, Liability Hedge Portfolio, serta Return Seeking Portfolio.
Artikel Terkait
Geliat IFG Dukung Ketahanan Masyarakat : Asuransi, Pilar Proteksi di Tengah Cuaca Ekstrem
Selenggarakan Upacara Hari Bela Negara 2025, IFG Teguhkan Semangat Transformasi dan Pelayanan
IFG Progress Mendorong Penguatan Kebijakan Industri Berbasis Inovasi dalam Forum Dewan Ekonomi Nasional dan LPEM UI
Capaian Strategis Pengembangan SDM, IFG Corporate University Dapat Akreditasi Global EFMD–CLIP dalam Lima Tahun Sejak Berdiri
Melalui Transform Business 2026, IFG Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan
Indonesia Financial Group (IFG) Perkuat Tata Kelola untuk Dorong Customer Centricity dan Transformasi Berkelanjutan di Industri Asuransi Nasional
Perkuat Literasi Risiko Nasional, IFG Dorong Asuransi sebagai Instrumen Mitigasi yang Dibutuhkan Masyarakat
Transformasi Digital IFG Catat 500 Ribu Pengguna, Ekosistem One by IFG Perluas Akses Layanan Keuangan Terintegrasi Nasional
IFG Progress Menilai Kenaikan Batas Investasi Saham bagi Industri Asuransi Perlu Diiringi Penguatan Tata Kelola dan Disiplin Manajemen Risiko
Tampilkan Karya Terbaik ! Pameran Foto IFG Bertajuk #MelayaniSepenuhHati dalam Rangka Hari Pers Nasional 2026