KALIMANTANSATU.COM - Bank Indonesia (BI) memberikan layanan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2026 (SERAMBI 2026).
Layanan tersebut merupakan layanan penukaran uang Rupiah kepada masyarakat yang diselenggarakan untuk menyambut perayaan hari besar keagamaan nasional (HBKN).
Dalam hal ini Idulfitri 1447 H, melalui ketersediaan uang rupiah yang cukup dan berkualitas.
Hal itu sejalan dengan tradisi masyarakat Indonesia yang masih cukup kuat untuk bersilaturahmi pada momen Hari Raya Idulfitri, termasuk berbagi kebahagiaan dengan memberikan uang rupiah.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Setuju Tambah TKD Rp10,65 T ke 3 Provinsi Ini, Apa Tujuannya ?
Kapan Jadwal SERAMBI 2026 ?
Berdasarkan informasi dari Bank Indonesia, SERAMBI 2026 dilaksanakan pada periode 13 Februari – 15 Maret 2026.
Masyarakat dapat mengecek jadwal penukaran dan melakukan pemesanan paket penukaran uang Rupiah di kas keliling BI pada SERAMBI 2026 melalui website PINTAR (https://pintar.bi.go.id)
Dimana Lokasi SERAMBI 2026 ?
Layanan SERAMBI 2026 diselenggarakan di seluruh Satuan Kerja Kas Bank Indonesia.
Cara Tukar Uang BI di SERAMBI 2026
Masyarakat bisa melakukan penukaran uang rupiah di layanan penukaran SERAMBI 2026.
Lakukan cara daftar tukar uang baru di BI sebagai berikut :
Artikel Terkait
Kisah Mantan Narapidana Menata Ulang Hidupnya Lewat Dapur MBG, Pernah Terjerumus "Titik Gelap" Tahun 1991
Ide Gentengnisasi Presiden Prabowo Disambut Positif Komunitas UMKM di Jabar, Bisa Angkat Ekonomi Rakyat
Langkah Diplomasi Langsung ! Presiden Prabowo Subianto Didampingi Seskab Teddy hingga Menteri Bahlil Terbang ke Amerika Serikat untuk Bertemu Trump
Pakar Militer Anggap Kedatangan Pasukan Perdamaian Indonesia Bisa Cegah Ambisi Israel Aneksasi Gaza, Ini Alasannya
Bakal Ekspansi Global, Ekonom Ingatkan Bank Syariah Indonesia (BSI) Perlu Jaga Margin dan Sejumlah Hal Ini
Rencana Merger Perusahaan Asuransi BUMN, Apakah Menjadi Langkah Strategis Perkuat Industri Keuangan Nasional ?
Anggap Tanpa Subsidi, PLN Berpotensi Rugi ! Pengamat Ekonomi Tegaskan Perlu Reformasi Fundamental
IFG Gandeng Financial Services Development Council Hong Kong Perkuat Tata Kelola Investasi Lewat Sosialisasi Asset Liability Management
Analis Pasar Modal Anggap BEI Di Tengah Tekanan Global dan Kelemahan Domestik, Mengapa ?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Setuju Tambah TKD Rp10,65 T ke 3 Provinsi Ini, Apa Tujuannya ?