Baca Juga: ENRG Catat Pertumbuhan 2 Digit pada 2025, Apa Kata Bos Energi Mega Persada ?
Keberhasilan Indonesia menjaga produksi dan menekan impor telah berkontribusi terhadap stabilitas harga pangan global.
Penurunan harga beras dunia, kata Amran, tidak terlepas dari kebijakan penguatan produksi dalam negeri.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak lengah.
Target penyelesaian kontrak cetak sawah hingga Maret 2026 harus menjadi prioritas bersama, dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada.
“Saya mohon ini diselesaikan dengan baik. Gerakkan semua kekuatan di lapangan. Nama Indonesia sudah baik di mata dunia, jangan ada celah. Satu bulan ini harus kita tuntaskan,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Mentan Amran menyampaikan salam dan apresiasi Presiden kepada seluruh jajaran TNI hingga tingkat bawah yang terlibat dalam program percepatan swasembada pangan.
Ia optimistis, dengan sinergi yang kuat, Indonesia tidak hanya mampu mempertahankan swasembada, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai negara yang berkontribusi pada ketahanan pangan dunia.
(*)