ekonomi-bisnis

April 2026, Kinerja Industri Pengolahan Nasional Masih Tunjukkan Ketahanan di Tengah Dinamika Global ! Jubir Kemenperin Beberkan Variabel IKI

Kamis, 30 April 2026 | 19:49 WIB
Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Arief (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenperin)

KALIMANTANSATU.COM - Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, kinerja industri pengolahan nasional pada April 2026 masih menunjukkan ketahanan.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) April 2026 yang berada pada level 51,75 atau masih berada dalam fase ekspansi, meskipun sedikit melambat sebesar 0,11 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Industri nasional kembali menunjukkan resiliensi di tengah tekanan global yang meningkat.

“Dampak krisis energi akibat gejolak geopolitik saat ini sudah sama-sama kita ketahui, yakni memengaruhi sejumlah subsektor tertentu, seperti industri kimia dan sektor industri hilir lainnya, termasuk tekstil,” ungkap Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Arief dalam IKI April 2026 di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Kunjungi UMKM Pulau Rinca NTT, Menteri Maman Abdurahman Tegaskan Penguatan Ekonomi Kerakyatan Lewat PNM Untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

Secara umum, seluruh variabel pembentuk IKI pada April 2026 masih berada dalam fase ekspansi.

Variabel pesanan tercatat sebesar 51,43, produksi sebesar 51,34, dan persediaan sebesar 53,13.

Namun demikian, variabel pesanan dan produksi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, yang mengindikasikan adanya perlambatan permintaan dan aktivitas produksi. 

“Perlambatan yang terjadi ini masih dalam batas wajar dan merupakan fase penyesuaian industri. Di sisi lain, terjadi peningkatan pada variabel persediaan, yang juga menunjukkan adanya penyesuaian stok oleh pelaku industri dalam merespons kondisi pasar,” katanya.

Dari sisi optimisme, pelaku usaha masih menunjukkan keyakinan terhadap prospek usaha ke depan.

Tingkat optimisme untuk enam bulan mendatang tercatat sebesar 70,1%, meskipun mengalami penurunan tipis sebanyak 1,7% dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Pemerintah Godok Payung Hukum untuk Pelindungan UMKM di Pasar Digital, Menteri Maman Abdurahman Sampaikan Progres dan Tujuannya

Berdasarkan orientasi pasar, IKI yang berorientasi ekspor tercatat sebesar 52,28 atau melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, IKI yang berorientasi domestik justru mengalami peningkatan menjadi 50,90.

Halaman:

Tags

Terkini